Kota Padang

41 Anak Padang Dilepas Kuliah Gratis di Politeknik Kirana, Lulus Langsung Berpeluang Kerja di Lion Group

5
×

41 Anak Padang Dilepas Kuliah Gratis di Politeknik Kirana, Lulus Langsung Berpeluang Kerja di Lion Group

Sebarkan artikel ini

 

PADANG, RELASIPUBLIK — Sebanyak 41 mahasiswa baru asal Kota Padang penerima beasiswa Program Unggulan (Progul) Padang Juara resmi dilepas Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menempuh pendidikan vokasi di Politeknik Kirana, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Pelepasan mahasiswa penerima beasiswa tersebut dilakukan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Gedung Mini Theater Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova beserta jajaran, Plt Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis, serta para orang tua mahasiswa penerima beasiswa.

Maigus Nasir mengatakan, program beasiswa tersebut merupakan bentuk komitmen Pemko Padang dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Selamat kepada anak-anak kita yang akan menempuh pendidikan di Politeknik Kirana, perguruan tinggi di bawah naungan Lion Air Group. Setelah menyelesaikan program D4, mereka akan langsung ditempatkan bekerja di sektor-sektor holding Lion Group, sekaligus menjadi duta Kota Padang,” ujar Maigus.

Para mahasiswa akan menempuh pendidikan Diploma 4 (D4) di bidang yang berkaitan dengan sektor aviasi. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diarahkan untuk bekerja di berbagai sektor dalam holding Lion Group.

Menurut Maigus, kesempatan tersebut bukan hanya memberikan akses pendidikan tinggi dan peluang kerja, tetapi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk berkarier di industri penerbangan internasional.

“Setelah tamat dari Politeknik, mereka tidak hanya berpeluang bekerja di dalam negeri, tetapi juga di berbagai perusahaan penerbangan internasional karena telah memiliki sertifikat atau lisensi sebagai teknisi maupun operator penerbangan,” katanya.

Ia berpesan kepada para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin, menjaga nama baik Kota Padang, serta serius mengembangkan kompetensi dan karakter selama menjalani pendidikan.

“Mari jaga nama baik Kota Padang, raih prestasi, serta manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kompetensi dan karakter,” tutur Maigus.

Lebih lanjut, Maigus menegaskan Pemko Padang berkomitmen melanjutkan program beasiswa pendidikan bagi generasi muda. Bahkan, pemerintah daerah telah merencanakan penganggaran program beasiswa hingga 2029.

“Pemko Padang di bawah arahan Bapak Wali Kota Fadly Amran telah merencanakan penganggaran program beasiswa pendidikan hingga 2029. Kita berharap program ini terus berlanjut dan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Kota Padang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menjelaskan bahwa Program Unggulan Padang Juara menyasar masyarakat kurang mampu dan berprestasi.

Khusus penerima beasiswa di Politeknik Kirana, terdapat 41 mahasiswa yang terdiri dari 34 laki-laki dan tujuh perempuan.

“Mereka akan menempuh tiga bidang pendidikan, yakni Otomasi, Rekayasa, dan Logistik Penerbangan, sesuai bakat, minat, dan pilihan masing-masing,” jelas Yopi.

Yopi mengatakan, kerja sama pendidikan Pemko Padang juga terus diperluas dengan berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

“Selain kerja sama dengan Politeknik Kirana, Pemko Padang sebelumnya telah mengirim mahasiswa ke Sampoerna University dan menyiapkan program pendidikan ke sejumlah perguruan tinggi di luar negeri, termasuk China, Malaysia, Amerika, serta penjajakan kerja sama dengan perguruan tinggi di Timur Tengah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, mahasiswa Politeknik Kirana akan menjalani pendidikan selama empat tahun. Setelah lulus, mereka berpeluang langsung bekerja di Lion Group dengan penempatan di berbagai daerah di Indonesia.

“Setelah menempuh pendidikan selama empat tahun, mereka langsung bekerja di Lion Group dengan penempatan di berbagai daerah di Indonesia. Jika telah memiliki lisensi dan berprestasi, setelah lima tahun mereka juga berpeluang bekerja di perusahaan lain, termasuk di luar negeri,” pungkasnya.