DPRD Kota PadangPariwaraTERBARU

DPRD Kota Padang Tegaskan Komitmen Hadir di Tengah Masyarakat Lewat Reses Masa Sidang II Tahun 2026

31
×

DPRD Kota Padang Tegaskan Komitmen Hadir di Tengah Masyarakat Lewat Reses Masa Sidang II Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

Padang,relasipublik – DPRD Kota Padang kembali menegaskan perannya sebagai lembaga perwakilan rakyat yang hadir, mendengar, dan bertindak langsung di tengah masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 yang digelar jajaran pimpinan DPRD Kota Padang di berbagai kecamatan, dengan fokus utama pada penguatan ketangguhan daerah pascabencana, percepatan pemerataan pembangunan, serta pemulihan dampak banjir bandang.

Kegiatan reses ini menjadi wadah strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, sekaligus sarana bagi DPRD dalam menyerap persoalan riil yang dihadapi warga, khususnya terkait infrastruktur dasar, lingkungan, dan penguatan sosial kemasyarakatan.

Ketua DPRD Padang: Reses Instrumen Nyata Perjuangan Aspirasi Rakyat

Ketua DPRD Kota Padang, Ustadz H. Muharlion, S.Pd., mengawali rangkaian reses dengan turun langsung ke Masjid Almanar, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (5/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Camat Koto Tangah, Lurah Dadok Tunggul Hitam, Wakil Ketua LPM, Ketua RW dan RT se-kelurahan, serta tokoh masyarakat.

Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan berbagai usulan yang didominasi persoalan banjir, seperti normalisasi sungai, penataan dan perbaikan drainase, betonisasi jalan lingkungan, hingga permohonan bantuan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT).

Menanggapi aspirasi tersebut, Muharlion menegaskan bahwa DPRD memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan seluruh aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan.

“Setiap usulan akan kita data dan pilah. Mana yang bisa segera ditangani akan kita koordinasikan dengan Pemerintah Kota Padang, sementara program jangka panjang disesuaikan dengan regulasi dan perencanaan anggaran,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Mastilizal Aye Serap Aspirasi Warga Rawan Banjir

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, S.H. juga melaksanakan reses di sejumlah wilayah rawan banjir. Salah satunya di Kelurahan Tabing Banda Gadang (TBG) yang meliputi Gurun Laweh, Kampung Lapai, dan Kampung Olo, Selasa (6/1/2026).

Warga mengungkapkan trauma mendalam akibat banjir bandang 27 November 2025 lalu, serta mendesak pemerintah melakukan pengerukan sedimentasi sungai dan perbaikan drainase.

“Kami masih trauma. Kami berharap sungai dan drainase segera dipulihkan agar kejadian serupa tidak terulang,” ungkap perwakilan warga.

Mastilizal Aye memastikan seluruh aspirasi akan dikoordinasikan dengan instansi terkait. Ia juga mendorong kelompok ibu-ibu Majelis Taklim (MTI) untuk segera menyusun proposal agar dapat diakomodasi dalam perencanaan anggaran mendatang.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan saat Mastilizal Aye menggelar reses di Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Minggu (4/1/2026). Reses ini dihadiri Camat Nanggalo, lurah, LPM, tokoh masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang, RT/RW, serta Ketua PMI Kota Padang beserta relawan.

Beragam usulan disampaikan warga, mulai dari pengerukan sungai, perbaikan drainase dan WC rumah warga yang tertimbun material banjir, pengaspalan jalan menuju Pulau Talena, hingga perbaikan mushalla menjelang Ramadan. Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, turut mengusulkan dukungan dana pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD untuk kesiapsiagaan PMI menghadapi bencana.

“Usulan yang bersifat darurat akan kita upayakan segera direalisasikan. Untuk mushalla, insyaallah dalam waktu dekat bisa direalisasikan, sementara program besar tetap melalui mekanisme,” ujar Mastilizal Aye.

Wakil Ketua DPRD Osman Ayub Dorong Relokasi dan Normalisasi Sungai

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub menggelar reses di Banang Cafe, Siteba. Dalam pertemuan tersebut, ia menyoroti kondisi warga yang rumahnya hanyut akibat banjir bandang sejak November 2025.

Osman menegaskan bahwa DPRD bersama Pemerintah Kota Padang terus mendorong langkah relokasi warga dari daerah rawan bencana serta penyediaan rumah layak huni. Ia juga meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V segera melakukan pengerukan sedimen pasir dan lumpur setinggi 2 hingga 3 meter di aliran sungai.

“Jika sedimentasi tidak segera ditangani, potensi banjir susulan sangat besar. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Jupri Fokus Infrastruktur dan Sarana Keagamaan

Melengkapi rangkaian reses pimpinan DPRD Kota Padang, Wakil Ketua DPRD Jupri, S.AP. menggelar reses di Masjid Al Kaffah, Kelurahan Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung, Ahad (4/1/2026).

Warga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan jalan dan drainase, penguatan UMKM, serta bantuan sarana keagamaan seperti kelengkapan rebana masjid. Jupri menyampaikan bahwa pada tahun sebelumnya dirinya telah merealisasikan betonisasi di depan masjid dan berkomitmen melanjutkannya pada 2026.

“Insya Allah tahun ini betonisasi di sekitar masjid akan kita lanjutkan,” ujar politisi PAN dua periode tersebut.

Melalui rangkaian reses yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, DPRD Kota Padang menegaskan komitmennya dalam membangun kota yang tangguh terhadap bencana, berkeadilan dalam pembangunan, serta berpijak pada aspirasi rakyat.

Dengan sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, DPRD Kota Padang optimistis pemulihan pascabencana serta pembangunan berkelanjutan dapat diwujudkan secara bertahap dan merata di seluruh wilayah kota.

(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *