sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menegaskan komitmennya mendukung penuh pendidikan berbasis Al-Qur’an sebagai fondasi membangun generasi berkarakter, religius dan tangguh menghadapi tantangan zaman.
Penegasan itu disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra saat membuka Perayaan Khatam Al-Qur’an, Haflatul Huffaz ke-3 sekaligus meresmikan gedung baru Pondok Al-Qur’an Insanul Qur’an (PQIQ), Minggu (17/5) di Nagari Limo Kaum.
“Pemerintah daerah sangat mendukung program-program pendidikan berbasis Al-Qur’an karena akan lahir generasi qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan memiliki karakter yang unggul,” tegas Eka Putra.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus PQIQ, para donatur serta masyarakat yang telah ikut membesarkan lembaga pendidikan Al-Qur’an tersebut hingga mampu berkembang dan melahirkan santri berprestasi.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan pribadi, Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus PQIQ, donatur dan pihak lainnya yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan hari ini,” ujarnya.
Menurut Eka Putra, peresmian gedung baru dan pelaksanaan khatam Al-Qur’an menjadi energi baru bagi para santri untuk semakin mencintai dan memahami Al-Qur’an secara mendalam. Ia juga mengungkapkan dukungannya terhadap rencana pengembangan program pesantren lansia yang digagas pengurus PQIQ.
“Program pesantren bagi lansia untuk memahami Al-Qur’an adalah langkah yang sangat baik dan tentunya akan kami dukung ke depan,” katanya.
Di tengah suasana penuh syukur tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat mendoakan Tanah Datar agar terhindar dari bencana, menyusul banjir dan longsor yang kembali melanda sejumlah wilayah beberapa hari terakhir.
“Mohon doa dan dukungan agar Tanah Datar segera bangkit kembali seperti semula,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra turut memberikan apresiasi kepada pengurus PQIQ yang dinilai konsisten membina generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an.
“Kehadiran kami bersama pak Bupati tentunya menjadi penyemangat bagi kita semua hari ini, terutama dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan kandungan Al-Qur’an,” ujarnya.
Anton juga berpesan agar para santri yang telah khatam tidak berhenti belajar dan menghafal Al-Qur’an, namun menjadikannya sebagai awal menuju generasi penghafal Al-Qur’an yang lebih kuat.
Sebelumnya, Ketua PQIQ Limo Kaum Zulhelmi mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan kelanjutan program pondok tahfiz yang telah dirintis sejak 2018 di kediamannya. Ia menyebut pembangunan gedung baru dapat terwujud berkat dukungan donatur H. Sofyan Efendi dan keluarga.
Menurut Zulhelmi, perayaan khatam tahun ini diikuti 40 santriwan dan santriwati serta Haflatul Huffaz bagi 16 hafiz dan hafizah. Saat ini PQIQ membina sekitar 140 siswa yang tidak hanya berasal dari Limo Kaum, tetapi juga dari berbagai kecamatan lain di Tanah Datar.
“Alhamdulillah, santri kami telah menorehkan prestasi tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional,” pungkasnya.
Turut hadir Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, Kabag Prokopim Roza Melfita, Camat Lima Kaum Beni Oriza, Wali Nagari Lima Kaum, tokoh masyarakat serta undangan lainnya(d13)












