sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Bupati Eka Putra bersama Elsa Putra Friandi dan Anton Yondra turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Minggu (17/5).
Peninjauan itu bukan sekadar kunjungan seremonial. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menunjukkan keseriusan penuh memastikan proyek prioritas nasional tersebut benar-benar siap dibangun, mulai dari kondisi lahan hingga akses jalan menuju kawasan sekolah.
Di lokasi, rombongan meninjau langsung medan pembangunan, jalur akses menuju titik pembangunan SR, serta kebutuhan infrastruktur penunjang lainnya yang menjadi kunci percepatan realisasi proyek pendidikan tersebut.
“Hari ini saya bersama Kepala BPJN Sumbar dan Ketua DPRD Tanah Datar telah melakukan peninjauan akses jalan pembangunan SR di Nagari Tanjung Alam. Insya Allah, ini akan segera direalisasikan,” ujar Eka Putra.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas bagi masyarakat, khususnya di kawasan pedesaan.
Tidak ingin pembangunan tersendat akibat persoalan akses, Pemkab Tanah Datar bahkan telah menyiapkan dua opsi percepatan pembangunan jalan menuju lokasi sekolah.
“Semua sudah dipersiapkan dan rencana pembangunan jalan akan lebih dahulu dikerjakan. Ada dua solusi yang kami tawarkan, pertama jalan lama diperlebar atau membangun akses jalan baru,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi menegaskan dukungan penuh pemerintah pusat terhadap pembangunan SR di Tanah Datar. Menurutnya, kesiapan infrastruktur jalan menjadi faktor vital agar pembangunan sekolah berjalan maksimal dan berkelanjutan.
“Ini adalah program prioritas Presiden RI. Tadi juga ada arahan dari Menteri PU dan kami diperintahkan melakukan survei lokasi pembangunan SR. Kami akan mengumpulkan data-data lokasi untuk dilakukan penganggaran pembangunannya,” katanya.
Dukungan besar juga datang dari masyarakat sekitar. Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra menyebut antusiasme warga terhadap pembangunan SR sangat tinggi, bahkan masyarakat rela menyerahkan sebagian lahannya demi mendukung pembangunan akses jalan menuju sekolah.
“Partisipasi masyarakat cukup tinggi. Untuk akses jalan menuju lokasi SR masyarakat telah bersedia menyerahkan lahannya. Artinya masyarakat sekitar mendukung penuh pembangunan SR ini,” ujarnya.
Kehadiran Sekolah Rakyat di Nagari Tanjung Alam diyakini bukan hanya menghadirkan fasilitas pendidikan baru, tetapi juga membuka akses kemajuan kawasan, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta menjadi titik tumbuh baru bagi pemerataan pendidikan di Tanah Datar.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, jajaran kepala OPD, Camat Tanjung Baru, Wali Nagari Tanjung Alam, serta unsur terkait lainnya(d13)












