PADANG PANJANG,RELASIPUBLIK.com – Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat sektor pariwisata dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan penginapan. Sebanyak 35 pengelola homestay dan wisma mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas guna mendukung daya saing pariwisata daerah.
Pelatihan bertajuk “Homestay Naik Kelas 2026” tersebut digelar di Gedung Pertemuan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kompleks PDIKM dan menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, mengatakan homestay memiliki peran penting dalam membangun citra daerah di mata wisatawan. Menurutnya, kualitas pelayanan dan kenyamanan penginapan menjadi salah satu faktor yang menentukan pengalaman wisata pengunjung.
Ia menegaskan bahwa homestay bukan sekadar tempat menginap, tetapi juga menjadi representasi keramahan masyarakat lokal yang dapat memberikan kesan mendalam bagi wisatawan yang datang ke Padang Panjang.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai standar pelayanan, pengelolaan usaha, strategi pemasaran, hingga peningkatan kualitas fasilitas agar mampu bersaing dengan destinasi wisata lain di Sumatera Barat.
Pemerintah daerah juga mendorong para pengelola homestay untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menghadirkan pengalaman menginap yang nyaman sekaligus memiliki ciri khas budaya lokal Minangkabau.
Kepala Dinas Porapar Padang Panjang, Busmar Candra, menjelaskan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata secara keseluruhan.
Menurutnya, pengelola homestay harus mampu mengikuti perkembangan kebutuhan wisatawan modern yang tidak hanya mencari tempat menginap, tetapi juga pengalaman wisata yang unik dan berkesan.
Pelatihan tersebut turut menghadirkan akademisi dan praktisi pariwisata yang memberikan materi tentang pengelolaan homestay yang efektif, pelayanan prima, serta strategi membangun usaha yang berkelanjutan di sektor pariwisata.
Upaya peningkatan kualitas homestay ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Padang Panjang yang tengah mendorong transformasi daerah dari sekadar kota persinggahan menjadi destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.
Selain pengembangan penginapan, pemerintah daerah juga terus memperkuat sektor wisata budaya, kuliner, dan event daerah guna meningkatkan lama tinggal wisatawan serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Dengan peningkatan kualitas pengelolaan homestay dan dukungan berbagai program pariwisata, Pemerintah Kota Padang Panjang optimistis sektor wisata daerah akan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.(gito)












