sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Ketika isu kerusakan lingkungan, perubahan iklim, dan berkurangnya kawasan hijau semakin nyata dirasakan masyarakat, Polres Tanah Datar memilih tidak hanya berbicara. Institusi kepolisian itu turun langsung ke lapangan dengan menanam 1.000 pohon di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, Sabtu (12/6).
Dihadiri oleh Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, S.STP aksi penghijauan yang dipimpin Kapolres Tanah Datar AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi S., SH, SIK, MIK tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui langkah konkret, bukan sekadar slogan yang berhenti di spanduk atau seremoni tahunan.
Didampingi Wakapolres, Ketua Bhayangkari, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek dan jajaran, Wali Nagari Parambahan Robi Yasdi, tokoh masyarakat, Mapala, Pramuka, hingga warga setempat, Kapolres bersama-sama menanam harapan bagi masa depan lingkungan yang lebih hijau dan lestari.
Di tengah meningkatnya ancaman bencana ekologis akibat berkurangnya tutupan lahan dan perubahan iklim, penanaman pohon menjadi salah satu langkah sederhana namun memiliki dampak besar bagi keberlangsungan kehidupan.
“Menanam pohon berarti menanam harapan. Apa yang kita tanam hari ini bukan untuk dinikmati sekarang saja, tetapi untuk generasi yang akan datang. Pohon-pohon ini akan menjaga sumber air, mencegah erosi, mengurangi dampak perubahan iklim, dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat,” ujar AKBP Nur Ichsan.
Menurut Kapolres, menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat penegak hukum. Tanggung jawab itu melekat pada seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
Karena itu, gerakan penanaman 1.000 pohon yang digagas Polres Tanah Datar diharapkan menjadi pemantik lahirnya kesadaran kolektif untuk lebih peduli terhadap alam.
“Kalau bukan kita yang menjaga bumi ini, siapa lagi? Dan kalau bukan sekarang, kapan lagi? Lingkungan yang kita wariskan hari ini akan menentukan kualitas hidup anak cucu kita di masa depan,” tegasnya.
Apresiasi terhadap langkah tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Bupati yang diwakili Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi menyebut aksi yang dilakukan Polres Tanah Datar sebagai contoh nyata kolaborasi dalam menjawab tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
Menurutnya, ancaman perubahan iklim, bencana hidrometeorologi, serta menyusutnya kawasan hijau membutuhkan keterlibatan semua pihak, bukan hanya pemerintah.
“Gerakan ini menjadi pesan penting bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Apa yang dilakukan Polres Tanah Datar hari ini patut menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Lebih dari sekadar menanam bibit, kegiatan tersebut mengirimkan pesan kuat bahwa masa depan lingkungan tidak bisa ditunda. Setiap pohon yang ditanam hari ini adalah benteng bagi alam esok hari.
Di saat banyak pihak masih sibuk membicarakan solusi, Polres Tanah Datar memilih bergerak. Sebab menjaga bumi tidak cukup dengan kata-kata, tetapi membutuhkan aksi nyata yang memberi manfaat bagi generasi mendatang(d13)












