Kota Padang

Dukung Pengembangan RSUP M. Djamil, Fadly Amran: Investasi Kesehatan untuk Masa Depan Kota Padang

14
×

Dukung Pengembangan RSUP M. Djamil, Fadly Amran: Investasi Kesehatan untuk Masa Depan Kota Padang

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik – Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri Forum Konsultasi Publik dan Penyampaian Informasi Publik terkait Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Environmental and Social Impact Assessment (ESIA) rencana pengembangan RSUP Dr. M. Djamil Padang yang berlangsung di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dovy Djanas, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang Didi Aryadi, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang, perwakilan PT Kereta Api Indonesia (Persero), masyarakat sekitar rumah sakit, serta unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada RSUP Dr. M. Djamil yang telah berhasil menghadirkan investasi besar di sektor pelayanan kesehatan. Menurutnya, investasi tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas layanan rumah sakit, tetapi juga menjadi investasi strategis bagi Kota Padang dan masyarakat Sumatera Barat secara umum.

“Saat ini Kota Padang memang membutuhkan investasi yang terus mengalir seluas-luasnya, tentunya untuk kemaslahatan masyarakat. Salah satu tantangan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita adalah tingkat pengangguran yang masih cukup tinggi,” ujar Fadly Amran.

Fadly menegaskan bahwa rencana pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sejalan dengan arah pembangunan Kota Padang sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045, yakni mewujudkan Kota Padang sebagai kota perdagangan dan jasa.

Selain itu, ia menekankan bahwa Pemerintah Kota Padang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan rumah sakit rujukan terbesar di Sumatera Barat tersebut.

“Pemerintah Kota Padang berkomitmen penuh untuk mendukung pengembangan RSUP Dr. M. Djamil. Hal ini sejalan dengan visi Kota Padang, mewujudkan kota pintar dan kota sehat. Kedua tujuan tersebut sangat sejalan dengan pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sebagai pusat layanan kesehatan yang modern dan berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang Dovy Djanas mengungkapkan bahwa tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit saat ini hampir mencapai 90 persen. Tingginya tingkat pemanfaatan layanan kesehatan tersebut menjadi salah satu alasan utama perlunya penambahan sarana dan prasarana.

Menurut Dovy, RSUP Dr. M. Djamil menjadi salah satu dari delapan rumah sakit di Indonesia yang memperoleh pembiayaan dalam program pengembangan layanan kesehatan nasional.

“Kita mendapatkan pendanaan untuk pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sekitar Rp1 triliun. Ada dua gedung yang akan kami bangun, yaitu Central Medical Unit dan gedung ruang rawat inap,” jelas Dovy.

Ia menambahkan, sesuai timeline yang telah ditetapkan, proyek pengembangan tersebut ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun 2027.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan RSUP Dr. M. Djamil. Pengembangan rumah sakit ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sumatera Barat dan wilayah Sumatera bagian tengah, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan Kota Padang,” tuturnya.

Melalui forum konsultasi publik ini, berbagai pihak yang terdampak maupun berkepentingan diberikan kesempatan untuk memperoleh informasi serta menyampaikan masukan terkait rencana pengembangan rumah sakit. Diharapkan, proses pembangunan nantinya dapat berjalan lancar, memenuhi aspek lingkungan dan sosial, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *