Kabupaten Tanah Datar

Kinerja Moncer, Batipuah Baruah Jadi Magnet Dana Pembangunan

329
×

Kinerja Moncer, Batipuah Baruah Jadi Magnet Dana Pembangunan

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Komitmen membangun nagari secara terencana, partisipatif, dan berkelanjutan kembali ditunjukkan Pemerintah Nagari Batipuah Baruah, Kecamatan Batipuah, melalui pelaksanaan Musyawarah Nagari (Musnag) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) Tahun 2028 yang digelar di Aula Nagari Batipuah Baruah, Kamis (18/6).

Kegiatan strategis tersebut dihadiri Camat Batipuah Rifka Akbar, Ketua BPRN Misbah, BA, Wali Nagari Batipuah Baruah Mulyadi BJ, para kepala UPT, Ketua TP-PKK Ny. Nella Elsa Mulyadi, kader pembangunan, unsur KAN, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Ketua BPRN Batipuah Baruah, Misbah, BA, menjelaskan bahwa Musnag merupakan forum tertinggi dalam proses perencanaan pembangunan nagari yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyusun prioritas pembangunan secara terbuka, terukur, dan sesuai kebutuhan riil warga.

Menurutnya, penyusunan RKP dan DURKP bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Musyawarah Nagari adalah wadah menyatukan gagasan seluruh unsur masyarakat untuk menentukan arah pembangunan ke depan. Melalui forum ini kita memastikan bahwa setiap program yang direncanakan lahir dari kebutuhan masyarakat, memiliki target yang jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan,” ujar Misbah.

Ia menegaskan, keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam Musnag menjadi kunci keberhasilan pembangunan nagari karena mampu melahirkan keputusan yang inklusif dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Sementara itu, Wali Nagari Batipuah Baruah Mulyadi BJ memaparkan berbagai capaian pembangunan yang berhasil direalisasikan sepanjang tahun 2025. Dengan dukungan anggaran pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sekitar Rp6 miliar, berbagai program strategis berhasil dijalankan, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sektor ekonomi masyarakat, hingga pemberdayaan kelompok-kelompok masyarakat.

Menurut Mulyadi, capaian tersebut menjadi modal penting untuk melanjutkan agenda pembangunan yang lebih besar pada tahun-tahun berikutnya.

“Alhamdulillah, berbagai program yang telah direncanakan bersama dapat terlaksana dengan baik. Pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan pelayanan publik terus menjadi prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut Mulyadi mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, Nagari Batipuah Baruah kembali memperoleh kepercayaan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi melalui alokasi dana pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang nilainya mencapai lebih dari Rp7 miliar.

Menurutnya, besarnya dukungan anggaran tersebut merupakan hasil dari kerja keras pemerintah nagari dalam membangun komunikasi, menyusun perencanaan yang berkualitas, serta menjaga akuntabilitas pelaksanaan program.

“Kami memandang dana yang masuk ke nagari bukan sekadar angka, tetapi amanah yang harus dikelola secara efektif dan tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Camat Batipuah Rifka Akbar memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Nagari Batipuah Baruah yang dinilainya mampu menunjukkan kinerja pembangunan yang konsisten dan progresif.

Rifka secara khusus memuji kepemimpinan Wali Nagari Mulyadi BJ yang berhasil membawa Batipuah Baruah menjadi nagari dengan penerimaan alokasi dana pembangunan terbesar di Kecamatan Batipuah.

Menurutnya, capaian tersebut diraih melalui kemampuan pemerintah nagari dalam membangun jaringan, menyusun proposal yang berkualitas, serta menghadirkan program-program yang layak mendapatkan dukungan pendanaan dari berbagai sumber.

“Batipuah Baruah hari ini menjadi nagari penerima alokasi dana pembangunan terbesar di Kecamatan Batipuah. Yang patut diapresiasi, capaian itu diraih karena kemampuan dan kerja keras Pemerintah Nagari sendiri, tanpa perlu campur tangan khusus dari pihak kecamatan. Ini menunjukkan kualitas kepemimpinan dan kapasitas pemerintahan nagari yang sangat baik,” ungkap Rifka.

Ia juga mengapresiasi kuatnya sinergitas antara Pemerintah Nagari, BPRN, KAN, TP-PKK, lembaga kemasyarakatan, serta seluruh unsur masyarakat yang selama ini menjadi fondasi utama keberhasilan pembangunan di Batipuah Baruah.

“Keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai oleh satu pihak saja. Batipuah Baruah menunjukkan bahwa kolaborasi yang baik antara wali nagari, BPRN, KAN, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat mampu melahirkan prestasi pembangunan yang membanggakan,” tambahnya.

Melalui Musnag tersebut, berbagai usulan prioritas pembangunan untuk tahun 2027 dan 2028 dibahas secara terbuka guna memastikan arah pembangunan Nagari Batipuah Baruah tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan visi pembangunan berkelanjutan.

Dengan dukungan anggaran yang terus meningkat, tata kelola pemerintahan yang baik, serta sinergi seluruh elemen masyarakat, Batipuah Baruah semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu nagari yang progresif dan menjadi rujukan pembangunan di Kecamatan Batipuah(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *