Kota Padang

Maigus Nasir Apresiasi Aksi MAN 1 Padang Tanam 1.000 Pohon di Kawasan Bekas Banjir Bandang

33
×

Maigus Nasir Apresiasi Aksi MAN 1 Padang Tanam 1.000 Pohon di Kawasan Bekas Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Padang menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan menggelar Kemah Bakti Penanaman 1.000 Pohon di kawasan Bumi Perkemahan ABG, Lubuk Minturun, Kamis (18/6/2026).

Aksi penghijauan tersebut dilakukan di kawasan yang terdampak banjir bandang pada akhir tahun 2025 lalu. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang hadir langsung bersama sejumlah pejabat daerah dan perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat.

Turut hadir Ketua Tim Kerja Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar, Afrizal, Kepala MAN 1 Kota Padang Afrizal, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Fadelan Fitra Masta, Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani, serta Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengaku bangga atas inisiatif yang dilakukan MAN 1 Padang. Menurutnya, aksi sosial dan lingkungan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian alam sekaligus upaya mitigasi bencana di masa mendatang.

“Kami Pemerintah Kota Padang merasa bangga dan haru atas kepedulian MAN 1 Padang,” ujar Maigus Nasir.

Ia menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon bukan sekadar seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan hidup.

“Menyelamatkan bumi sesungguhnya menyelamatkan seluruh makhluk yang ada di bumi,” katanya.

Maigus juga mengingatkan agar pohon yang telah ditanam tidak dibiarkan begitu saja, melainkan terus dipelihara dan dirawat oleh seluruh pihak, baik siswa, masyarakat maupun penyuluh pertanian yang berada di sekitar lokasi.

“Seribu pohon yang kita tanam tetap menjadi perhatian kita yang menanam. Kita harapkan kegiatan ini memberi dampak dan manfaat untuk alam dan kita semua, apa yang dilakukan pada hari ini semoga membawa kebaikan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar, Afrizal, memberikan apresiasi atas kepedulian siswa MAN 1 Padang terhadap lingkungan.

“Apa yang telah dilakukan, kami bangga. Siswa MAN 1 telah menjadi agen perubahan bagi lingkungan hidup,” ungkapnya.

Kepala MAN 1 Kota Padang, Afrizal, menjelaskan bahwa kegiatan kemah bakti dan penanaman seribu pohon ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh pihak madrasah. Menurutnya, aksi tersebut lahir dari semangat anggota Pramuka MAN 1 yang ingin berkontribusi dalam pemulihan kawasan terdampak banjir.

“Kami anggota Pramuka terpanggil untuk kembali melakukan penghijauan di daerah terdampak banjir. Semua itu terinspirasi dari kurikulum berbasis cinta, yakni mencintai lingkungan,” katanya.

Ia berharap langkah kecil yang dilakukan para siswa dapat memberikan manfaat besar bagi kelestarian alam dan mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

“Semoga Kota Padang kembali hijau dan jauh dari bencana,” harapnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 bibit pohon yang ditanam merupakan bantuan dari Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang. Penanaman dilakukan secara gotong royong oleh siswa, guru, jajaran pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar.

Aksi penghijauan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta membangun kesadaran kolektif untuk mewujudkan Kota Padang yang lebih hijau, lestari, dan tangguh terhadap bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *