Berita UtamaKabupaten Solok

Apel Gabungan Pemkab Solok, Sekda Jefrizal Serukan Perlindungan Anak Menuju Indonesia Emas 2045

×

Apel Gabungan Pemkab Solok, Sekda Jefrizal Serukan Perlindungan Anak Menuju Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Foto: Pelaksanaan Apel gabungan OPD di lingkungan Koto Baru dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Jefrizal (dok foto istimewa A3)

Solok, Relasipublik.com – Ketahanan sebuah bangsa berawal dari keluarga yang kuat. Pesan itulah yang mengemuka saat Pemerintah Kabupaten Solok menggelar apel gabungan di lingkungan Perkantoran Koto Baru, Senin pagi, yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Jefrizal, S.Pt., M.T.

Apel gabungan tersebut sekaligus menjadi momentum penyampaian amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, sebuah peringatan yang mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam amanatnya, Jefrizal menegaskan bahwa Harganas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan saat yang tepat untuk melakukan refleksi terhadap peran keluarga dalam mencetak generasi yang sehat, berkarakter, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan zaman.

Menurutnya, tantangan pertama yang harus dituntaskan adalah persoalan stunting. Ia mengingatkan bahwa kesehatan anak menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa sehingga upaya pencegahan stunting harus menjadi tanggung jawab bersama.

Selain kesehatan, pembangunan karakter juga menjadi perhatian utama. Sekda menekankan pentingnya menanamkan perilaku positif sejak usia dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab.

“Kita harus menuntaskan stunting. Pertumbuhan karakter anak harus dibangun dengan menanamkan perilaku yang baik,” ujarnya, Senin (29/06/26)

Tak kalah penting, lanjut Jefrizal, adalah membangun ketahanan keluarga agar anak-anak mampu menghadapi derasnya pengaruh negatif di era digital. Ia mengingatkan para orang tua untuk tidak lengah terhadap berbagai ancaman yang mengintai generasi muda, mulai dari konten digital yang tidak sehat, pergaulan bebas, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Jangan biarkan anak-anak kita terpengaruh oleh algoritma yang tidak baik, pergaulan bebas, apalagi terpengaruh oleh peredaran narkoba,” tegasnya.

Ia mengimbau seluruh orang tua agar tidak menunggu sampai anak terjerumus ke dalam pengaruh negatif. Sebaliknya, keluarga harus menjadi benteng pertama yang memberikan rasa aman, kasih sayang, serta pengawasan kepada setiap anak.

“Jangan tunggu anak kita terpengaruh. Jadikan rumah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan bagi seluruh anggota keluarga,” pesannya.

Mengakhiri amanatnya, Sekda mengajak seluruh aparatur sipil negara dan masyarakat Kabupaten Solok untuk bersama-sama memperkuat peran keluarga demi melahirkan generasi yang unggul.

“Dengan mengepalkan tangan, mari kita lawan segala bentuk pengaruh negatif demi mewujudkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Jefrizal.

Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-32 di Kabupaten Solok menjadi pengingat bahwa keluarga tetap menjadi garda terdepan dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan. (A3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *