PADANG,RELASIPUBLIK– Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman, menjaring aspirasi siswa dan guru SMAN 17 Padang di Kelurahan Air Pacah, Kota Padang, Kamis (20/8). Pertemuan dalam masa reses ini bertujuan menghimpun langsung kebutuhan sektor pendidikan.
SMAN 17 Padang merupakan sekolah baru yang didirikan atas inisiasi warga. Sistem zonasi PPDB kerap menyulitkan calon siswa di Air Pacah untuk melanjutkan pendidikan. Akses ke sekolah terdekat lain, seperti SMAN 5 Padang di Balai Baru, dinilai terlalu jauh.

Sebagai sekolah baru, SMAN 17 Padang masih minim sarana. Pihak sekolah dan siswa mengusulkan pengadaan ruang kelas baru (RKB), laboratorium TIK dan IPA, ruang UKS, serta fasilitas ibadah.
“Kami sangat membutuhkan musala, Pak. Lokasi ibadah saat ini jauh dari area belajar. Kami sering terlambat masuk kelas,” ujar seorang siswa.
Siswa lain mengeluhkan ruang UKS yang hanya bisa memuat satu ranjang. Kondisi ini menyulitkan penanganan medis darurat, terutama saat upacara bendera. Perwakilan siswa juga mengharapkan adanya ruang sekretariat OSIS.
Sementara itu, guru meminta penambahan ruang kelas baru untuk meningkatkan daya tampung sekolah. Langkah mendesak ini diperlukan guna mengakomodasi lulusan SMP di zona Air Pacah pada tahun ajaran mendatang.
Kepala SMAN 17 Padang, Arnaldy, menjelaskan bahwa jumlah siswa terus meningkat sejak sekolah diinisiasi pada 2021 dan mulai dibangun pada 2022.
“Saat awal berdiri, Pak Evi sangat membantu sekolah ini. Akses jalan masuk bahkan dibangun menggunakan dana pokok-pokok pikiran (pokir) beliau. Jalannya selesai lebih dulu sebelum bangunan sekolah rampung. Kami sangat mengapresiasi komitmen ini,” ungkap Arnaldy.

Selain jalan ada beberapa lagi yang diupayakan eviyandri untuk SMAN 17. Baru baru ini, Evi Yandri juga memperjuangkan bantuan komputer jinjing (Chromebook) melalui dana pokir untuk mendukung digitalisasi dan ujian siswa.
Apresiasi juga datang dari Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Sumbar, Mahyan. Ia memuji konsistensi Evi Yandri yang mengalokasikan anggaran pokir demi pemenuhan sarana prasarana sekolah di Sumbar.
Merespons hal itu, Evi Yandri menegaskan bahwa pendidikan merupakan program prioritas nasional. Kebijakan ini selaras dengan visi Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang harus diimplementasikan oleh pemerintah daerah.
“Kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah hal mendasar untuk kemajuan negara. Pintu utamanya adalah memperbaiki sektor pendidikan,” tegas legislator Partai Gerindra tersebut.
Di hadapan siswa, Evi berpesan agar generasi muda menjaga disiplin. Ia meminta mereka menjauhi narkoba, tawuran, dan seks bebas.
“Jangan pernah coba-coba. Sekali terjebak, masa depan rusak. Ingat pengorbanan orang tua di rumah. Fokuslah belajar dan kejar cita-cita,” pesan Evi.

Terkait usulan fasilitas fisik, Evi menyatakan tim staf telah mencatat seluruh aspirasi untuk ditindaklanjuti pada penyusunan anggaran daerah berikutnya.
“Pembangunan tentu bertahap. Namun, sektor pendidikan selalu mendapat porsi karena merupakan program prioritas. Kami bersama sekolah dan dinas terkait akan mendahulukan kebutuhan yang paling mendesak,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini komite sekolah, Lurah Air Pacah, serta Sekretaris Camat Koto Tangah. (*)












