Kota Padang

Fadly Amran Dorong Percepatan SPAM, RDF dan Pemulihan Infrastruktur di Padang

4
×

Fadly Amran Dorong Percepatan SPAM, RDF dan Pemulihan Infrastruktur di Padang

Sebarkan artikel ini

PADANG, RELASIPUBLIK — Wali Kota Padang Fadly Amran mendorong percepatan dukungan pemerintah pusat untuk penanganan air bersih, pengelolaan sampah, serta pemulihan infrastruktur terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padang.

Hal itu disampaikan Fadly saat melakukan audiensi dengan Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat, Maria Doeni Isa, di Kantor BPBPK Sumbar, Selasa (15/9/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, sejumlah kepala OPD terkait, serta Direktur Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal.

Dalam audiensi itu, Fadly menekankan pentingnya keberlanjutan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus optimalisasi dukungan anggaran pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar masyarakat.

Terkait kebutuhan air bersih, Fadly menyebut kerja sama Pemerintah Kota Padang dengan Universitas Andalas (Unand) dalam pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) telah menemukan titik terang.

“Kita berharap ini berlanjut menjadi SPAM emergency dan SPAM untuk masyarakat terdampak kekeringan, sehingga persoalan air bersih dapat ditangani secara berkelanjutan,” ujar Fadly.

Ia berharap cakupan SPAM tersebut dapat diperluas hingga sambungan rumah, terutama untuk masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan seperti Kecamatan Pauh dan Kuranji.

Selain itu, Fadly menyoroti keterbatasan lahan untuk pembangunan SPAM Gunung Pangilun. Dari kebutuhan sekitar 13.000 meter persegi, lahan yang tersedia saat ini sekitar 8.175 meter persegi.

“Kondisi air bersih kita sedang darurat, sehingga pembangunan SPAM Gunung Pangilun harus tetap berjalan. Kami berharap anggaran pemerintah pusat untuk proyek ini dapat diperjuangkan agar tetap dialokasikan untuk Kota Padang,” katanya.

Fadly juga meminta dukungan BPBPK Sumbar untuk mempercepat pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) di Kota Padang.

Menurutnya, pengembangan RDF menjadi salah satu opsi pengolahan sampah sekaligus menghasilkan bahan bakar alternatif yang dapat dimanfaatkan oleh industri semen di Kota Padang.

“Kita ingin sampah dipilah sejak dari rumah tangga, sehingga yang sampai ke TPA pun masih bisa dimanfaatkan menjadi briket dan bahan bakar alternatif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBPK Sumbar Maria Doeni Isa memastikan pih