PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.COM – Pemerintah Kota Padang Panjang terus mengawal pembangunan hunian tetap untuk warga yang terdampak bencana. Wali Kota Hendri Arnis turun langsung ke lokasi untuk memastikan pembangunan 10 unit rumah tersebut berjalan sesuai target.
Peninjauan dilakukan di Kelurahan Tanah Hitam pada Sabtu (3/10/2026). Hendri didampingi Wakil Wali Kota Allex Saputra dan organisasi perangkat daerah terkait.
Kehadiran pimpinan daerah di lokasi pembangunan menjadi bagian dari pemantauan langsung terhadap perkembangan pekerjaan. Pemerintah ingin memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik hingga hunian siap ditempati.
Sepuluh unit huntap tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor. Salah satu kelompok penerima manfaat adalah warga yang sebelumnya bermukim di kawasan Jembatan Kembar.
Hendri menyampaikan target penyelesaian pembangunan ditetapkan pada 1 November 2026. Setelah seluruh pekerjaan selesai, pemerintah berharap hunian dapat segera dimanfaatkan oleh para korban bencana.
Menurutnya, masyarakat terdampak membutuhkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman. Karena itu, percepatan pembangunan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.
Hendri juga menilai keberadaan huntap memiliki arti lebih luas bagi warga terdampak. Rumah baru diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan secara lebih tenang setelah menghadapi bencana.
Pemerintah Kota Padang Panjang, kata Hendri, akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak. Proses pemulihan diharapkan dapat berjalan secara bertahap hingga kondisi kehidupan warga kembali stabil.
Kepala BPBD Kesbangpol Padang Panjang Mihandrik menjelaskan pembangunan huntap masih berlangsung. Ia mengatakan pemerintah terus memantau pekerjaan agar target penyelesaian pada November dapat tercapai.
Mihandrik menyebut pembangunan 10 unit hunian tersebut merupakan langkah pemerintah untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Hunian itu diharapkan memberikan kepastian tempat tinggal bagi masyarakat yang kehilangan atau tidak lagi dapat menempati rumah akibat bencana.
Dalam kunjungan yang sama, Hendri dan Allex juga meninjau Rusunawa. Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap fasilitas hunian yang tersedia di Kota Padang Panjang.
Pemerintah akan melanjutkan pemantauan pembangunan huntap sampai seluruh pekerjaan selesai. Dengan pengawasan secara langsung, 10 rumah tersebut diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu dan segera memberikan manfaat bagi warga terdampak.(gito)












