Kota Padang

Pimpin Monthly Meeting, Fadly Amran Tekankan Percepatan Penanganan Banjir dan Peningkatan Pelayanan Publik

4
×

Pimpin Monthly Meeting, Fadly Amran Tekankan Percepatan Penanganan Banjir dan Peningkatan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

PADANG, RELASIPUBLIK – Wali Kota Padang Fadly Amran didampingi Wakil Wali Kota Maigus Nasir memimpin monthly meeting Pemerintah Kota Padang di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (12/10/2026).

Rapat yang dihadiri jajaran asisten sekretariat daerah dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut membahas sejumlah agenda penting, mulai dari apresiasi atas capaian kinerja pelayanan publik, percepatan penanganan bencana banjir yang terjadi pada 10 Oktober 2026, hingga pelepasan pejabat yang memasuki masa purna tugas.

Dalam arahannya, Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang atas keberhasilan meraih penghargaan Capaian Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Pemerintah Daerah Tahun 2026.

Penghargaan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia tersebut menempatkan Kota Padang pada peringkat keenam tingkat nasional.

Fadly berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemko Padang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan.

“Kita berharap tahun depan Kota Padang dapat meraih peringkat pertama di Indonesia. Capaian yang telah diraih saat ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintah daerah,” ujarnya.

Percepatan Penanganan Banjir

Selain membahas capaian kinerja, Fadly Amran menegaskan pentingnya kepedulian seluruh jajaran pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Ia meminta OPD terkait bergerak cepat merespons kebutuhan warga dan memastikan bantuan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, penanganan bencana tidak cukup hanya melalui koordinasi administratif, tetapi juga membutuhkan kehadiran langsung pemerintah di tengah masyarakat.

“Dalam penanganan bencana, kita harus benar-benar merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Jika masyarakat membutuhkan bantuan, saya minta seluruh jajaran bergerak cepat dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Ia juga meminta Sekretaris Daerah mengoordinasikan OPD yang memiliki banyak personel agar turut turun langsung membantu warga terdampak, terutama masyarakat yang mengalami kerusakan rumah dan kehilangan atau terganggu tempat tinggalnya akibat bencana.

“Saya juga meminta melalui Pak Sekda, OPD yang memiliki banyak personel agar ikut turun langsung membantu warga kita yang rumah dan keluarganya terdampak bencana. Jangan biarkan masyarakat menghadapi kondisi ini sendirian,” tambah Fadly.

Di samping penyaluran bantuan, Fadly menekankan percepatan penyelesaian pekerjaan pembangunan dan penanganan banjir, khususnya di kawasan rawan bencana. Ia meminta seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi agar pekerjaan dapat diselesaikan secepatnya dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pembangunan.

Pendataan Rumah Rusak dan Opsi Relokasi

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meminta para camat segera menyampaikan data rumah warga yang mengalami kerusakan serta kondisi wilayah terdampak banjir, khususnya di Kecamatan Koto Tangah dan Kuranji.

Pendataan tersebut diperlukan sebagai dasar bagi OPD terkait dalam menentukan langkah penanganan lanjutan, termasuk perbaikan rumah warga maupun opsi relokasi apabila diperlukan.

Maigus juga menegaskan perlunya kejelasan terhadap rumah-rumah yang masih dapat dipertahankan dan rumah yang perlu direlokasi karena berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS).

“Kita perlu tegaskan mana rumah yang dipertahankan dan perlu direlokasi dari Daerah Aliran Sungai (DAS). Untuk itu, kita harus segera mempercepat revisi terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Padang,” ujarnya.

Menurutnya, percepatan revisi RTRW menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung penataan kawasan dan mengurangi risiko bencana bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan.

Lepas Asisten Administrasi Umum

Pada kesempatan yang sama, Fadly Amran secara resmi melepas Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Padang, Corri Saidan, yang akan memasuki masa purna tugas pada 31 Oktober 2026.

Pelepasan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian Corri Saidan selama 34 tahun 9 bulan di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Melalui pertemuan bulanan ini, Pemko Padang menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas pelayanan publik, mempercepat penanganan dampak bencana, serta meningkatkan koordinasi antar-OPD demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.