PADANG, RELASIPUBLIK – Kontingen Kota Padang sukses meraih gelar juara umum cabang olahraga (cabor) Pordasi Berkuda Memanah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI 2026. Bertanding di Pantai Pasir Jambak, Kota Padang, Minggu (11/10/2026), kontingen tuan rumah memborong 11 medali emas dan satu medali perunggu dari total 16 medali emas yang diperebutkan.
Ketua Pelaksana Cabor Pordasi Berkuda Memanah, Taufik Hidayat, mengumumkan Kota Padang sebagai juara umum setelah rangkaian pertandingan yang diikuti atlet dari 13 kabupaten/kota se-Sumatera Barat dengan total 97 peserta.
“Dari hasil pelaksanaan Porprov cabang Pordasi Berkuda Memanah, dari 16 medali emas yang diperebutkan, kami umumkan juara umum untuk cabor ini jatuh kepada kontingen Kota Padang. Selamat kami sampaikan kepada kontingen Kota Padang dengan perolehan 11 medali emas dan satu medali perunggu,” ujar Taufik.
Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan persiapan dan kerja keras para atlet Kota Padang. Mereka menjalani latihan intensif selama kurang lebih enam bulan, dengan memanfaatkan waktu libur untuk berlatih dari pagi hingga sore hari.
Salah seorang atlet, Cantika, mengaku bersyukur atas keberhasilannya meraih medali emas dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Alhamdulillah, kami berhasil mendapatkan medali emas. Perasaan kami tentu senang, tetapi juga sempat deg-degan. Persiapannya kurang lebih enam bulan, dan kami selalu meluangkan waktu latihan dari pagi sampai sore,” ungkapnya.
Sementara itu, Bendahara KONI Padang, Zulhardi Z. Latif, mengapresiasi pencapaian para atlet sekaligus mendorong pengembangan olahraga berkuda memanah agar semakin diminati masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, olahraga berkuda dan memanah memiliki nilai historis serta berkaitan dengan tradisi dan nilai-nilai keislaman yang sejalan dengan falsafah Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
“Salah satu sunnah adalah berkuda dan memanah. Karena kita di Sumatera Barat berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, tentu cabor Pordasi Berkuda Memanah ini harus kita naungi dan tingkatkan lagi agar peminatnya semakin banyak,” tuturnya.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sarana mengembangkan olahraga berkuda memanah di Sumatera Barat sekaligus memperkuat nilai-nilai sejarah dan budaya daerah.
Keberhasilan Kota Padang meraih juara umum diharapkan menjadi motivasi bagi atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi. Selain itu, capaian tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak atlet muda untuk menekuni olahraga berkuda memanah serta mempertahankan prestasi Kota Padang pada kompetisi mendatang.












