BeritaKabupaten Pesisir Selatan

Tolak Yunesel Indra Sebagai Ketua DPC, Tim Formatur Segel Sekretariat PPP Pesisir Selatan

4
×

Tolak Yunesel Indra Sebagai Ketua DPC, Tim Formatur Segel Sekretariat PPP Pesisir Selatan

Sebarkan artikel ini
Tim Formatur menyegel Palang Pintu Sekretariat DPC PPP Pessel. (Foto. Ferdi)

PAINAN, RELASI PUBLIK –– Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pesisir Selatan bergejolak, tim formatur DPC gembok sekretariat, Dewan Pimpinan Wilayah dinilai sabotase hasil musyawarah cabang (Muscab).

Tingginya intensitas politik berlambang ka’bah tersebut memanas pasca diterbitkannya Surat Keputusan (SK) tentang susunan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Pesisir Selatan, sehingga menimbulkan reaksi keras dari segenap tim formatur di wilayah itu dengan cara menggembok sekretariat PPP di wilayah itu. Rabu 30/09 di Painan.

Menurut salah seorang tim formatur dari Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Lengayang, Sosrizal. Menyatakan bahwasanya SK penetapan pengurus DPC PPP Kabupaten Pesisir Selatan oleh tim formatur atas nama Yunesel Indra ditolak.

“Akibat dari penolakan tersebut dilakukan pemalangan kantor DPC Kabupaten Pesisir selatan, hingga dalam batas waktu yang belum ditentukan, ” Ucapnya.

Ia melanjutkan, selama masih belum menemukan titik terang dari kisruh kepemimpinan di PPP, maka ia menegaskan untuk sementara akan menghentikan aktifitas di sekretariat DPC Kabupaten Pesisir Selatan.

Sosrizal menjelaskan, sebagai bahagian dari tim formatur yang terdiri dari 4 tim formatur PAC, 1 tim dari DPC dan 1 Dari DPW telah ditunjuk untuk membentuk struktur kepengurusan di DPC telah melaksanakan muscab pada 09/06 silam, dimana telah melahirkan keputusan dan telah menyerahkan hasil muscab ke DPW.

“Ini yang terjadi di Pesisir Selatan, lain yang diputuskan melalui muscab, lain pula yang direkomendasikan oleh DPW, ini kami duga salah satu bentuk perbuatan sabotase oleh Ketua DPW, dan ini mesti dituntaskan, ” Tambahnya.

Oleh sebab itu, ia menyatakan mosi tidak percaya kepada Ketua DPW Provinsi Sumatera Barat serta tidak menerima SK penetapan Yonesel Indra sebagai Ketua DPC Pesisir Selatan.

“Karena yang terpilih adalah Armadi, bukan Yunesel Indra, berarti hasil muscab tidak pergunakan, ” Tuturnya.

Oleh sebab itu, ia akan menyampaikan dan melakukan gugatan ke mahkamah partai sebagai salah satu wujud dari memperjuangkan hasil muscab.

“Kami akan lanjut ke mahkamah partai, kantor ini akan tetap kami segel sampai ada keputusan dari DPP, ” Tutupnya.

Adapun unsur formatur dari 4 PAC tersebut diantaranya PAC Koto XI Tarusan, Lengayang, Air Pura serta PAC Pancung Soal.

Pantauan awak media ini dilapangan, terdapat belasan kader partai berlambang ka’bah mendatangi sekretariat DPC PPP setempat pada. Rabu 30/09 sekira pukul 15.00 wib, dengan membawa kayu balik yang dipergunakan untuk memalang pintu sekretariat.

Hingga berita ini dirilis, awak media terus melakukan konfirmasi guna keberimbangan pemberitaan. (Ferdi)