Berita

SRMP 18 Lombar Dari Bangunan Mau Ambruk, Tunas Bangsa itu Menyala

1
×

SRMP 18 Lombar Dari Bangunan Mau Ambruk, Tunas Bangsa itu Menyala

Sebarkan artikel ini

Mataram, Relasipublik – Awal siswa masuk cira cita pun gak hinggap di mimpi mereka.

Sekarang siswa SRMP 18 Lombok Barat NTB jangan ditanya tentang mereka punya cita-cita.

“Jadi pengusaha sawit,”ujar siswa kepada Dewan Pengawas LKBN Antara Ramadhan Pohan, Senin 11/10-2026.

“Jadi tentara,”timpal siswa lain.

“Ooh cocok lah, postur kamu sudah mengarah ke tentara, semangat bekajar, raih cita dan masa depan kalian,”ujar Ramadhan Pohan memotivasi.

Presiden Prabowo mencanangkan program terhumanis di Indonesia, yaitu sekolah rakyat harus segera dilaksanakan.

Para stakeholder pun tidak mau menyia-nyiakan semangat menyala presiden di sektor pedidikan dasar menengah.

“Ini direhab oleh Kementerian PU jadikan gedung Sentra Paramita yang mau ambruk menjadi sekolah rakyat rintisan di Mataram Lombok,” ujar Kepala Sentra Paramita Arif Rohman.

“Kita dikebut waktu termasuk menyeleksi siswa, sosialisasi meyakinkan sekolah rakyat. Desilnya 1 dan 2, tidak ada paksaan bersekolah rakyat,”ujarnya.

23 Juli 2025, Masa Pengenanalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai di gedung mau ambruk itu dan di tengah beratnya meyakinkann masyarakat.

“Siswa begitu tahu fasilitas sekolah rakyat yang digariskan Pak Presiden, siswa di sini menangis semua, pasalnya di kehiduoan keseharian mereka, bermimpi pun tidak atas semua yang ada di sekolah ini,”ujar Kepsek Sekolah Rakyat Menengah Pertama 18 Lombok Barat Satria

Fasilitas apa sih di Sekolah Rakyat di sini:
1. Boarding School.
2. Kamar dan peralatannya
3. Fasilitas belajar seprrti tab, seragam sekolah, sarapan, makan siang dan malam
4. Meja belajar.

“Itu belum lagi sarana prasarana pendukung kelas dan sekolah,”ujar

Sekolah rakyat adalah program unggulan dari kepala negara.

“Anak miskin sekolah gratis tinggal di asrama diajar oleh pengajar mumpuni. Dan baru di era Pak Prabowo ada program luar biasa humanisnya,” ujar Dewas LKBN Antara Wicaksono saat melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat.

“Pak presiden tahu, satu dari banyak program pemberantasan kemiskinan adalah pendidikan, semangat anak anak bangsa, di sekolah rakyat gapailah cita-cita kalian,”ujar Dewas LKBN Antara lainnya Ramdhan Pohan dan Adrian Tuswandi. ***