PADANG, RELASIPUBLIK – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) XI tingkat Kota Padang di halaman Masjid Baitul Haadi, Jalan Aur Duri Indah, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Minggu (8/11/2026) pagi.
Pembukaan kegiatan diawali dengan defile kontingen santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dari Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) se-Kota Padang.
Mengusung tema “Sinergi Porsadin dan Program Unggulan (Progul) Smart Surau dalam Mewujudkan Generasi Emas Kota Padang yang Religius, Berkarakter, dan Berprestasi”, kegiatan ini menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta kemampuan di bidang keagamaan, olahraga, dan seni.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir mengapresiasi pelaksanaan Porsadin yang dinilai sejalan dengan Progul Smart Surau, khususnya dalam memperkuat pendidikan keagamaan dan membentuk karakter generasi muda.
Ia berharap kolaborasi antara FKDT dan Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus terjalin guna melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Alquran, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap Porsadin menjadi wadah untuk menjaring dan mengembangkan potensi santri agar mampu meraih prestasi. Kegiatan ini sejalan dengan Progul Smart Surau dalam membentuk generasi muda yang Qurani dan berakhlak mulia,” ujar Maigus.
Menurutnya, pembinaan karakter generasi muda membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama keluarga, pendidik, dan masyarakat. Orang tua memiliki peran utama sebagai pendidik pertama bagi anak, sehingga keteladanan dan perhatian keluarga menjadi fondasi penting dalam membentuk kepribadian.
“Orang tua merupakan guru utama bagi anak, sehingga pendidikan karakter harus dimulai dari keteladanan dan perhatian keluarga. Pendidik dan masyarakat juga memiliki tanggung jawab bersama dalam membimbing generasi muda,” tambahnya.
Lebih lanjut, Maigus menyampaikan bahwa Pemko Padang terus memperkuat sarana pembinaan keagamaan melalui pengembangan masjid sebagai pusat aktivitas umat. Pemerintah menargetkan setiap 104 kelurahan memiliki satu masjid jami dengan fasilitas representatif.
Selain itu, sebanyak 11 masjid besar tingkat kecamatan juga disiapkan untuk mendukung program tersebut, sementara Masjid Agung Nurul Iman direncanakan menjadi Qur’an Center Kota Padang.
Sebagai bentuk motivasi bagi generasi muda untuk mendalami Alquran, Maigus juga menyampaikan bahwa Pemko Padang menyiapkan beasiswa kuliah gratis di Universitas Kuala Lumpur, Malaysia, bagi 10 penghafal Alquran pada tahun ini.
“Program ini insyaallah akan terus berlanjut untuk memotivasi generasi muda agar semakin bersemangat mendalami dan menghafal Alquran,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPC FKDT Kota Padang, Syaifuddin Zuhri, menyampaikan apresiasi kepada DPAC FKDT Kecamatan Padang Timur selaku tuan rumah penyelenggaraan Porsadin XI tingkat Kota Padang.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pengembangan kemampuan dan kreativitas santri diniyah, sekaligus mempererat silaturahmi serta ukhuwah Islamiah antarsantri dan lembaga pendidikan diniyah.
Ketua Panitia Porsadin XI tingkat Kota Padang, Erman, menyebutkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti sebanyak 264 santri yang berkompetisi dalam 12 cabang lomba di sejumlah lokasi pertandingan.
Cabang yang diperlombakan meliputi murottal wal imla’, cerdas cermat, olimpiade tajwid, pidato Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), shalawat solo, puisi Islami, azan, tahfiz, lari sprint, serta bulu tangkis.
Pembukaan Porsadin XI turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yasril, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang, Zul Asfi Lubis, Camat Padang Timur, Aidil Zulhani, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) Sumatera Barat, Afrizal Moetwa, serta para Ketua DPAC FKDT dan Kepala KUA se-Kota Padang.










