BeritaKota Padangpanjang

Perempuan Terdampak Bencana di Padang Panjang Disiapkan Kembali Produktif Lewat Kebun Pangan

3
×

Perempuan Terdampak Bencana di Padang Panjang Disiapkan Kembali Produktif Lewat Kebun Pangan

Sebarkan artikel ini

PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.COM – Perempuan terdampak bencana di Kota Padang Panjang akan mendapat dukungan untuk kembali menjalankan kegiatan produktif melalui Program Kebun Pangan Perempuan. Program yang disiapkan Kementerian PPPA RI tersebut diarahkan untuk membantu pemulihan ekonomi pascabencana.

Program itu tidak hanya menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan pangan. Pemerintah ingin kegiatan yang dikembangkan juga mampu membuka peluang ekonomi sehingga perempuan terdampak dapat kembali beraktivitas dan membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

Untuk mempersiapkan pelaksanaannya, Kementerian PPPA melakukan peninjauan ke kawasan Huntara dan Huntap di Padang Panjang, Jumat (11/9/2026). Tim melihat langsung ketersediaan lahan yang berpotensi digunakan dalam pengembangan kebun pangan.

Peninjauan juga dilakukan untuk mengidentifikasi jenis potensi pangan yang dapat dikembangkan. Dengan demikian, kegiatan nantinya dapat disesuaikan dengan kondisi lahan serta kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan hunian.

Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Politik, Keamanan, Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, Pemasyarakatan, dan Pemerintah Daerah Wilayah II Iip Ilham Firman memimpin rombongan Kementerian PPPA dalam kunjungan tersebut.

Iip mengatakan program kebun pangan perempuan merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat terhadap proses pemulihan pascabencana. Padang Panjang menjadi salah satu daerah yang dipersiapkan bersama wilayah terdampak lainnya di Sumatera Barat.

Program serupa juga akan dilaksanakan di Sumatera Utara dan Aceh. Ketiga wilayah tersebut menjadi sasaran karena memiliki daerah yang terdampak bencana sehingga membutuhkan program pemulihan yang menyentuh aspek ekonomi masyarakat.

Iip berharap perempuan terdampak bencana tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga dapat kembali berperan dalam kegiatan produktif. Kebun pangan menjadi salah satu sarana yang diharapkan mampu membangkitkan kembali aktivitas ekonomi mereka.

Pemko Padang Panjang memberikan dukungan terhadap rencana tersebut. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Faizah menyampaikan terima kasih atas perhatian Kementerian PPPA terhadap perempuan terdampak bencana di daerah tersebut.

Menurut Faizah, pemerintah daerah akan segera berkoordinasi mengenai lahan yang dapat dimanfaatkan. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi Huntara dan Huntap, termasuk sejumlah Huntap yang masih dalam tahap pengerjaan.

Faizah berharap kebun pangan perempuan dapat berkembang menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata. Potensi pertanian, peternakan, maupun pengembangan pangan lainnya dapat disesuaikan dengan kondisi lokasi dan kemampuan masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, Program Kebun Pangan Perempuan diharapkan mampu menjadi bagian dari proses pemulihan yang lebih menyeluruh. Bukan hanya membantu pemenuhan kebutuhan pangan, program tersebut juga diharapkan memperkuat kemandirian dan perekonomian keluarga terdampak bencana di Padang Panjang.(gito)