Kota Padangpanjang

12 Kantong Darah, Wujud Nyata Kemerdekaan dari Rutan Padang Panjang

×

12 Kantong Darah, Wujud Nyata Kemerdekaan dari Rutan Padang Panjang

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Padang Panjang

Kemerdekaan tak selalu harus dirayakan dengan seremoni dan kemeriahan. Di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang, semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia justru diterjemahkan melalui aksi sederhana yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat: donor darah.

Rutan Padang Panjang bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) menggelar aksi kemanusiaan tersebut di Aula Rutan, Senin (10/8), bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Padang Panjang.

Sebanyak 12 kantong darah berhasil dikumpulkan. Sebelas kantong berasal dari petugas dan anggota DWP Rutan Padang Panjang, sementara satu kantong lainnya disumbangkan seorang pengunjung yang merupakan keluarga Warga Binaan.

Keterlibatan keluarga Warga Binaan menjadi salah satu sisi humanis dalam kegiatan tersebut. Di tengah lingkungan pemasyarakatan yang identik dengan pembinaan dan keterbatasan, aksi donor darah memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak mengenal sekat.

Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta menjalani registrasi, pemeriksaan kesehatan dan skrining kelayakan donor oleh tim medis UTD RSUD Padang Panjang. Proses tersebut turut didampingi tenaga kesehatan dan dokter Rutan Padang Panjang guna memastikan donor berlangsung aman dan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Darah yang terkumpul selanjutnya diserahkan kepada UTD RSUD Padang Panjang untuk dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Novri Abbas, menegaskan bahwa donor darah bukan sekadar agenda pelengkap peringatan kemerdekaan, melainkan bentuk kepedulian yang memiliki dampak nyata.

“Donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Lebih dari sekadar memperingati hari kemerdekaan, kegiatan ini menjadi momentum bagi kita untuk menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama,” ujarnya.

Menurut Novri, setetes darah yang disumbangkan mungkin terlihat sederhana, tetapi dapat menjadi sangat berarti bagi seseorang yang tengah berjuang mempertahankan hidup.

Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai, anggota DWP, serta keluarga Warga Binaan yang telah mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Senada, Ketua DWP Rutan Padang Panjang, Ny. Dewi Nofyenti Novri, mengapresiasi antusiasme peserta. Menurutnya, keterlibatan DWP merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari semangat kita untuk terus berbagi serta peduli terhadap sesama,” ungkapnya.

Pelaksanaan donor darah berlangsung tertib, aman dan lancar. Namun di balik 12 kantong darah yang terkumpul, terdapat pesan yang jauh lebih besar: kemerdekaan bukan hanya tentang mengibarkan bendera, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat bagi orang lain.

Rutan Padang Panjang menunjukkan bahwa semangat gotong royong, solidaritas dan pengabdian dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Bahkan dari balik tembok pemasyarakatan, kepedulian tetap bisa mengalir keluar dan menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Melalui sinergi dengan UTD RSUD Padang Panjang, Rutan Padang Panjang berkomitmen menjaga semangat aksi sosial dan kemanusiaan secara berkelanjutan, sekaligus mendorong budaya donor darah sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Karena kemerdekaan yang paling berarti bukan hanya yang dirayakan, tetapi yang mampu memberi kehidupan dan harapan bagi sesama(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *