Kabupaten Tanah Datar

RKP 2027 dan DURKP 2028 Dibahas, Kumango Fokus pada Program Berdampak Langsung

25
×

RKP 2027 dan DURKP 2028 Dibahas, Kumango Fokus pada Program Berdampak Langsung

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Pemerintah Nagari Kumango menggelar Musyawarah Nagari (Musnag) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) Tahun 2028 di Aula Nagari Kumango, Kecamatan Sungai Tarab, Kamis (11/6/2026).

Musyawarah yang dihadiri unsur pemerintah nagari, Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN), ninik mamak, tokoh masyarakat, bundo kanduang, pemuda, lembaga nagari, serta berbagai unsur masyarakat itu menjadi forum penting dalam menentukan arah pembangunan Nagari Kumango untuk tahun mendatang.

Ketua BPRN Kumango Ahmad Yani dalam paparannya menyampaikan bahwa Musyawarah Nagari RKP dan DURKP merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang menjadi bagian penting dalam sistem perencanaan pembangunan nagari.

Menurutnya, pelaksanaan Musnag berlandaskan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah mengalami perubahan, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa, serta berbagai regulasi terkait penyelenggaraan pemerintahan nagari.

“Musyawarah Nagari merupakan forum tertinggi dalam proses perencanaan pembangunan di tingkat nagari. Melalui forum ini seluruh elemen masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, menentukan prioritas pembangunan, serta mengawal agar program yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Ahmad Yani.

Ia menambahkan, RKP Nagari merupakan penjabaran tahunan dari RPJM Nagari sehingga seluruh program dan kegiatan yang diusulkan harus selaras dengan visi, misi, dan arah pembangunan yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Tujuan Musnag adalah mewujudkan pembangunan yang partisipatif, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Nagari Kumango Iis Zamora Putra, S.Pd., MLP memaparkan hasil rembuk stunting yang telah dilaksanakan sebagai salah satu dasar dalam penyusunan program pembangunan tahun 2027.

Menurutnya, upaya percepatan penurunan stunting masih menjadi perhatian serius pemerintah nagari karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan.

“Hasil rembuk stunting menjadi salah satu acuan dalam penyusunan program pembangunan. Penanganan stunting tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia yang akan menentukan masa depan nagari,” katanya.

Selain itu, Wali Nagari juga memaparkan sejumlah prioritas pembangunan Nagari Kumango yang meliputi peningkatan infrastruktur dasar, pengembangan sektor pertanian, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sumber daya manusia, serta dukungan terhadap kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan.

Ia berharap seluruh usulan yang disepakati dalam Musnag dapat menjadi program prioritas yang benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Camat Sungai Tarab Mulkhairi memberikan arahan agar seluruh peserta musyawarah mampu menyusun skala prioritas pembangunan secara objektif dan bertanggung jawab.

Menurutnya, keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah mengharuskan seluruh pihak untuk mengedepankan kebutuhan masyarakat dibandingkan kepentingan kelompok maupun keinginan pribadi.

“Jangan sampai usulan pembangunan didasarkan pada kepentingan atau keinginan semata. Tentukan prioritas berdasarkan kebutuhan yang benar-benar mendesak dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” tegas Mulkhairi.

Ia menambahkan bahwa pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang mampu menjawab persoalan masyarakat dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, partisipasi, dan komitmen dalam mendukung pembangunan Nagari Kumango.

Melalui Musyawarah Nagari RKP Tahun 2027 dan DURKP Tahun 2028 tersebut, diharapkan lahir berbagai program pembangunan yang tepat sasaran, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, serta mampu mendorong terwujudnya Nagari Kumango yang semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *