BeritaDaerahKota PadangPolitikTERBARU

Ketua DPRD Meninjau Lokasi Banjir di Dua Lokasi serta Berikan Bantuan

20
×

Ketua DPRD Meninjau Lokasi Banjir di Dua Lokasi serta Berikan Bantuan

Sebarkan artikel ini

PADANG,RELASIPUBLIK–Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi meninjau warga terdampak banjir dan banjir bandang di dua lokasi di Kota Padang guna memastikan penanganan berjalan baik selama masa tanggap darurat.

Dua lokasi tersebut, kawasan Guo di Kecamatan Kuranji dan Lubuk Rayo, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto.

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi saat berada di lokasi Berdialog dengan warga menanyakan bagaimana kondisi warga terdampak selama masa tanggap darurat.

Selain menanyakan kondisi warga, juga bagaimana kondisi rumah dan fasilitas yang ada pasca banjir terjadi.

Muhidi dalam kesempatan tersebut mendorong pemerintah memastikan penanganan pasca bencana berjalan lancar terutama masa tanggap darurat. Memastikan kebutuhan mendasar warga terdampak terpenuhi, seperti kebutuhan makanan, perlengkapan tidur seperti selimut, tikar, makanan tambahan bayi dan lansia serta pampers bagi bayi dan balita.

Politisi senior PKS ini mendorong pemerintah meningkatkan koordinasi dalam penanganan bencana, baik pemerintah kabupaten dan kota dengan pemerintah Provinsi serta unsur forkopimda dan stakeholder terkait.

Pemerintah provinsi Sumatera Barat juga diminta untuk menyiapkan pusat informasi, sehingga tidak terjadi simpang siur informasi.

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi dalam kesempatan tersebut menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di dua lokasi yang dikunjungi, berupa beras, air mineral 150 dus, telor, mie instan atau Pop Mie 10 karton, nasi bungkus 50 bungkus,biskuit, makanan bayi, dan pampers serta pakaian layak pakai.

Insert

Sementara itu, Lurah Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Ardi Desril mengatakan, warga terdampak banjir di Lubuk Rayo terdampak 50 KK dengan jumlah 500 jiwa. Sebahagian warga terdampak banjir masih bertahan di pengungsian dan sebahagian berada di rumah famili dan keluarga mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *