BeritaNasionalTERBARU

INJOURNEY AIRPORTS DIRIKAN POSKO BUMN DAN SALURKAN BANTUAN TANGGAP DARURAT BENCANA DI SUMATERA BARAT

14
×

INJOURNEY AIRPORTS DIRIKAN POSKO BUMN DAN SALURKAN BANTUAN TANGGAP DARURAT BENCANA DI SUMATERA BARAT

Sebarkan artikel ini

PADANG,RELASIPUBLIK— PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) bergerak cepat merespons bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat. Menyusul penetapan Status Tanggap Darurat Bencana oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Injourney Airports resmi ditunjuk oleh Satgas Bencana BUMN Sumbar sebagai Penanggung Jawab (PIC) Posko BUMN untuk wilayah Padang Pariaman.

Sebagai langkah strategis, Injourney Airports mendirikan Posko BUMN Tanggap Bencana di gerbang masuk Bandara Internasional Minangkabau. Posko ini berfungsi sebagai pusat komando koordinasi, penerimaan, serta pendistribusian bantuan dari seluruh BUMN kepada masyarakat terdampak.

Penguatan Dukungan Lapangan
Untuk mempercepat penanganan bencana, Injourney Airports mengerahkan tim spesialis kemanusiaan internal, Relawan GURILA (Gunung Rimba Laut) Serta karyawan/ti Kantor Cabang BIM untuk diberangkatkan ke sejumlah titik terdampak untuk memperkuat dukungan lapangan serta memastikan proses penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi.

Komitmen ini diperkuat dengan kehadiran langsung Komisaris Injourney Airports, Imelda Sari yang telah berada di lokasi sejak hari pertama Posko didirikan. Bersama tim Relawan dan GURILA, Imelda Sari turun langsung ke lapangan mendistribusikan bantuan ke titik-titik krusial,
antara lain :
1. Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis (Padang Pariaman): Kawasan yang terdampak banjir cukup dalam.
2. Universitas Andalas (Padang): Imelda menyambangi Masjid Nurul Ilmi, yang menjadi lokasi pengungsian darurat bagi mahasiswa korban air bah sungai yang meluap di sekitar kampus.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan bantuan tidak hanya menumpuk di Posko, tetapi benar-benar sampai ke tangan mereka yang membutuhkan, termasuk adik-adik mahasiswa yang terpaksa mengungsi. Injourney Airports akan terus mengawal proses ini hingga situasi membaik,” ujar Imelda Sari di sela-sela penyaluran bantuan.

Alokasi Bantuan Senilai Rp244 Juta
Hingga saat ini, Injourney Airports telah mengalokasikan total bantuan senilai Rp244 juta. Bantuan ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar mendesak, mengingat akses logistik di beberapa titik sempat terhambat.

Bantuan didistribusikan ke wilayah Kampuang Galapuang, Sungai Buluh, kawasan sekitar Bandara, serta posko pengungsian Unand.

Jenis bantuan meliputi:
• Logistik Pangan: 300 paket makanan siap saji, beras, telur, minyak goreng, dan air mineral.
• Kebutuhan Rentan: Susu UHT, biskuit, popok bayi (pampers), dan family kit.
• Perlengkapan Harian: Selimut, handuk, pakaian hangat, dan alat kebersihan.
• Kesehatan: Obat-obatan dasar, minyak kayu putih, dan vitamin.
Sinergi BUMN untuk Pemulihan
General Manager Bandara Internasional Minangkabau Dony Subardono, menegaskan bahwa posko ini adalah wujud nyata kehadiran negara.

“Sebagai bagian dari ekosistem BUMN, kami berkewajiban hadir untuk masyarakat. Posko ini bukan sekadar tempat konsolidasi, namun pusat aksi kemanusiaan. Kami berterima kasih atas dukungan Ibu Komisaris yang turun langsung, serta kolaborasi solid seluruh BUMN yang telah menyalurkan bantuannya melalui posko ini,” ungkap GM BIM.

Injourney Airports memastikan akan terus berkoordinasi intensif dengan Satgas BUMN, BPBD, BNPB, serta Pemerintah Daerah untuk mendukung proses pemulihan pascabencana di Sumatera Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *