Kota Solok, Relasipublik.com – Kehadiran Tim Safari Ramadhan dinilai penting sebagai sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi media penyampaian informasi program pembangunan secara langsung serta penyerapan aspirasi warga di bulan suci Ramadhan.
Seperti halnya Tim XXII Safari Ramadhan Pemerintah Kota Solok mengunjungi Masjid Darul Jadid Simpang 5, Kelurahan Laing, Kecamatan Tanjung Harapan, Minggu (22/02/2026) malam.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Tim XXII, Bitel, SH. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BKPSDM Kota Solok Bitel, SH, Kepala Dinas PMPTSP Kota Solok Dr. Hj. Elvy Basri, SE, MM, Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Refliniza Nawawi, MM, Kepala Bulog Hendra Kurniawan, Ketua FKWIYA Hj. Nurza Waneri, serta dua tim peliput.
Ketua Tim: Safari Ramadhan Wujud Kedekatan Pemko dengan Masyarakat
Dalam sambutannya, Ketua Tim Bitel, SH menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi wadah komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.
“Safari Ramadhan ini adalah momentum bagi kami untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengar aspirasi, sekaligus menyampaikan program-program yang telah dan sedang dijalankan oleh Pemerintah Kota Solok,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pembangunan daerah, menjaga persatuan, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan selama bulan suci Ramadhan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat penting agar setiap program yang direncanakan benar-benar memberi manfaat bagi warga,” tambahnya.
Perlindungan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
Bitel menjelaskan, Pemko Solok terus memperkuat perlindungan sosial melalui kepesertaan BPJS Kesehatan yang telah mengakomodir masyarakat kurang mampu. Warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan, baik rawat jalan maupun gawat darurat, dapat memperoleh layanan di fasilitas kesehatan sesuai ketentuan.
Selain itu, pemerintah juga telah mendaftarkan lebih dari 4.000 hingga 4.500 pekerja sektor informal ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang dibayarkan oleh pemerintah kota.
“Jika terjadi risiko kerja atau musibah, ada jaminan santunan bahkan jaminan pendidikan untuk dua orang anak hingga perguruan tinggi. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan nyata,” jelasnya.
Penguatan Layanan Kesehatan dan Digitalisasi
Di sektor kesehatan, Pemko Solok terus meningkatkan fasilitas dan pelayanan rumah sakit, termasuk sistem pelayanan berbasis digital atau online untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan sebelum datang ke rumah sakit.
“Dengan sistem digital, masyarakat tidak perlu lagi antre lama. Pelayanan menjadi lebih cepat dan tertata,” kata Bitel.
Air Bersih Gratis untuk Masjid dan Mushalla
Dalam bidang infrastruktur, Pemko Solok tengah melakukan peningkatan jaringan air bersih. Mulai tahun ini, pemerintah juga membebaskan biaya air bersih bagi masjid dan mushalla.
“Masjid dan mushalla tidak lagi dibebankan biaya air. Ini bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan ibadah masyarakat,” tegasnya.
Bantuan Pendidikan dan Penataan Organisasi
Pemko Solok juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP yang terdata dalam DTKS. Selain itu, pemerintah melakukan penyesuaian struktur organisasi perangkat daerah dari 31 menjadi 26 OPD guna meningkatkan efisiensi dan pelayanan publik.
Perbaikan Infrastruktur dan Revitalisasi Taman Kota
Ketua Tim turut memaparkan sejumlah program pembangunan, seperti perbaikan ruas jalan, revitalisasi Taman Kota agar lebih representatif, serta kelanjutan pembangunan Masjid Agung Kota Solok.
Ia juga menyoroti persoalan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang sebagian mengalami gangguan akibat pencurian panel.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” imbaunya.
Imbauan Jaga Keamanan dan Kekhusyukan Ramadhan
Bitel mengingatkan pentingnya menjaga suasana Ramadhan agar tetap aman dan kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat memastikan keamanan rumah sebelum berangkat ke masjid, termasuk mematikan kompor guna mencegah kebakaran.
“Ramadhan adalah bulan ibadah. Mari kita jaga bersama agar pelaksanaannya berjalan lancar dan penuh keberkahan,” tuturnya.
Bantuan Rp4 Juta dan Alat Kebersihan
Pada akhir kegiatan, Pemerintah Kota Solok menyerahkan bantuan sebesar Rp4 juta kepada Masjid Darul Jadid serta bantuan alat kebersihan untuk mendukung kenyamanan jamaah selama Ramadhan.
Safari Ramadhan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta memastikan setiap program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Solok. (A3)












