Kabupaten Tanah Datar

Ramadan di Huntara, Solidaritas Menguat di Tengah Luka Galodo

24
×

Ramadan di Huntara, Solidaritas Menguat di Tengah Luka Galodo

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Ramadan tahun ini dijalani dengan cara berbeda oleh warga terdampak galodo di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuah Selatan. Di Hunian Sementara (Huntara), kebersamaan justru menjadi kekuatan baru di tengah proses pemulihan pascabencana.

Sebanyak 15 kepala keluarga atau 69 jiwa dari Jorong Suduik, Jorong Nagari, dan Jorong Seberta masih menempati huntara. Di lokasi itu, pemerintah kecamatan dan nagari hadir bukan sekadar menjalankan agenda, tetapi memastikan warga tidak merasa sendiri menghadapi situasi sulit.

Bupati Tanah Datar Eka Putra diwakili Camat Batipuah Selatan Muhammad As’ad, bersama Wali Nagari Sumpur Fernando Sutan Sati dan jajaran pemerintahan nagari, melaksanakan buka puasa bersama warga, Kamis (26/2/2026).

Muhammad As’ad menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar tradisi Ramadan, melainkan bentuk dukungan moril bagi masyarakat yang sedang bangkit dari musibah.

“Meski masih dalam masa pemulihan, semangat kebersamaan tetap terjaga. Momentum berbuka ini menjadi penguat bahwa kita melewati ujian ini bersama-sama,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran pemerintah di tengah warga terdampak adalah komitmen untuk memastikan proses pemulihan berjalan tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara psikologis dan sosial.

Menurutnya, duka akibat bencana tidak boleh memutus tali persaudaraan. Justru dari musibah itulah solidaritas diuji dan diperkuat.

Pemerintah kecamatan dan nagari juga menyampaikan doa agar masyarakat tetap kuat, kompak, dan segera pulih menuju kehidupan yang lebih stabil.

Ramadan di huntara mungkin jauh dari kenyamanan, namun kebersamaan yang terbangun di dalamnya menjadi bukti bahwa harapan tetap tumbuh, bahkan di atas puing-puing bencana(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *