Kabupaten Tanah Datar

Lonjakan Wisata Pagaruyung: Ujian Nyata Layanan, Bukan Sekadar Ramai Pengunjung

13
×

Lonjakan Wisata Pagaruyung: Ujian Nyata Layanan, Bukan Sekadar Ramai Pengunjung

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Ledakan kunjungan ke Istano Basa Pagaruyung pasca-Lebaran menjadi ujian langsung bagi kualitas layanan wisata di Tanah Datar. Di tengah euforia 10.500 pengunjung dalam sehari, sorotan justru tertuju pada kesiapan fasilitas dan manajemen lapangan.

Hal itu terlihat saat Eka Putra turun langsung meninjau kawasan wisata, Selasa (24/3). Fokusnya bukan pada angka kunjungan, melainkan hal mendasar: toilet, tempat wudhu, dan musala—indikator sederhana yang menentukan pengalaman wisatawan.

“Fasilitas harus bersih dan layak, karena di situlah kenyamanan dimulai,” menjadi penegasan yang disampaikan di lokasi.

Di sisi lain, lonjakan pengunjung membawa dampak ekonomi cepat. Pedagang di sekitar kawasan mengaku merasakan peningkatan omzet signifikan, menandakan efek langsung pariwisata terhadap perputaran ekonomi lokal.

Namun, tingginya angka kunjungan juga mengandung risiko. Tanpa pengelolaan yang konsisten, kepadatan berpotensi menurunkan kualitas layanan. Karena itu, pengamanan lintas sektor—dari TNI, Polri hingga tenaga kesehatan—disiagakan penuh selama libur Lebaran.

Ketua DPRD Anton Yondra dan jajaran Forkopimda turut memantau situasi, termasuk melalui koordinasi nasional dalam Operasi Ketupat 2026.

Tren kenaikan dari 7.500 ke 10.500 pengunjung dalam waktu singkat menunjukkan daya tarik Pagaruyung tetap kuat. Namun, pesan utamanya jelas: keberhasilan pariwisata tidak diukur dari ramainya pengunjung, melainkan dari kemampuan menjaga kualitas layanan di tengah lonjakan tersebut(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *