Kabupaten Tanah Datar

Bantuan Pascabencana Tanah Datar: Ujian Ketepatan, Bukan Sekadar Penyaluran

5
×

Bantuan Pascabencana Tanah Datar: Ujian Ketepatan, Bukan Sekadar Penyaluran

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mulai menyalurkan bantuan stimulan sosial bagi warga terdampak bencana. Namun di balik angka dan jadwal distribusi, yang diuji bukan hanya kecepatan, melainkan ketepatan dan dampaknya bagi pemulihan hidup masyarakat.

Melalui Dinas Sosial, sebanyak 317 penerima di berbagai kecamatan mendapatkan bantuan yang disalurkan lewat Kantor Pos selama periode 27 Februari hingga 4 Maret 2026. Skema ini dipilih untuk memastikan proses berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

Mewakili Bupati, Kepala Dinsos PPPA Tanah Datar, Hendra Setiawan, menyebut setiap kepala keluarga menerima Rp8 juta, terdiri dari Rp3 juta untuk kebutuhan hunian sementara dan Rp5 juta sebagai stimulan ekonomi.

“Bantuan ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi pijakan awal untuk bangkit,” ujarnya.

Distribusi terbesar tercatat di Kecamatan Batipuh Selatan, disusul Batipuh dan X Koto—wilayah yang paling terdampak. Namun, pekerjaan belum selesai. Sejumlah bantuan lanjutan dari pemerintah pusat, seperti jaminan hidup hingga santunan korban, masih dalam proses verifikasi.

Di titik ini, tantangan sebenarnya muncul: memastikan bantuan tidak berhenti sebagai angka, tetapi benar-benar menggerakkan pemulihan ekonomi keluarga.

Pemerintah daerah pun mengingatkan agar dana dimanfaatkan secara bijak. Sebab, bagi korban bencana, setiap rupiah bukan sekadar bantuan—melainkan harapan untuk memulai kembali dari nol(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *