Kabupaten Tanah Datar

Bupati Antar Wali Nagari ‘Digembleng’ di IPDN, Tanah Datar Siapkan Pemimpin Nagari Lebih Tangguh

4
×

Bupati Antar Wali Nagari ‘Digembleng’ di IPDN, Tanah Datar Siapkan Pemimpin Nagari Lebih Tangguh

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Upaya memperkuat kualitas pemerintahan nagari di Tanah Datar memasuki babak baru. Bupati Eka Putra secara langsung mengantarkan 75 Wali Nagari untuk mengikuti retreat pembinaan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Sumatera Barat, Minggu (5/4).

Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Direktur IPDN Kampus Sumbar, Lalu Satria Utama, bersama civitas akademika. Momentum ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi penanda keseriusan pemerintah daerah dalam membenahi fondasi kepemimpinan di tingkat paling dekat dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Eka Putra menyampaikan apresiasi atas penyambutan yang diberikan, sekaligus menitipkan para Wali Nagari untuk “digembleng” secara serius selama mengikuti retreat.

“Saya titipkan 73 orang Wali Nagari untuk mengikuti retreat di sini. Dari total 75 peserta, dua orang berhalangan hadir karena sakit,” ujarnya, menegaskan komitmen penuh terhadap program ini.

Bagi Eka Putra, retreat ini bukan sekadar agenda pelatihan, melainkan ruang pembentukan karakter dan disiplin. Ia menekankan bahwa para peserta akan mulai menjalani aturan ketat sejak hari pertama, mencakup kedisiplinan waktu, tata cara kegiatan harian, hingga hal sederhana seperti etika makan.

“InsyaAllah setelah ini akan terlihat perbedaan dari sebelumnya,” katanya.

Lebih jauh, ia berharap para Wali Nagari mampu meningkatkan kapasitas dalam tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan nagari—dua aspek krusial yang kerap menjadi titik lemah di tingkat akar rumput.

Di sisi lain, Direktur IPDN Kampus Sumbar, Lalu Satria Utama, menyebut pelaksanaan retreat di kampus daerah sebagai langkah strategis yang patut diapresiasi. Selama ini, kegiatan serupa umumnya digelar di kampus pusat di Jatinangor.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Selain lebih efisien dari sisi biaya, kualitas dan tujuan kegiatan tetap terjaga,” ungkapnya.

Di balik pendekatan yang lebih efisien, tersimpan pesan kuat: peningkatan kapasitas aparatur tidak harus mahal, tetapi harus tepat sasaran.

Retreat ini juga membawa dimensi humanis. Para Wali Nagari, yang sehari-hari bergelut langsung dengan persoalan masyarakat, kini ditempa kembali—bukan hanya sebagai administrator, tetapi sebagai pemimpin yang lebih peka, disiplin, dan bertanggung jawab.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, Kepala Dinas PMDPPKB, Kabag Prokopim, serta para camat se-Kabupaten Tanah Datar.

Langkah ini menjadi sinyal tegas: membangun daerah tidak cukup dengan program, tetapi harus dimulai dari kualitas manusianya. Dan Tanah Datar, tampaknya, memilih memulai dari nagari(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *