Berita

Bursa Ketum IKA FHUA Menghangat, Nama Ronny J Suhatril Kian Menguat

28
×

Bursa Ketum IKA FHUA Menghangat, Nama Ronny J Suhatril Kian Menguat

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik – Di tengah dinamika menjelang pemilihan Ketua Umum DPP IKA FHUA periode 2026–2030, satu nama mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas: Ronny J Suhatril.

Namanya bukan sosok asing. Bagi banyak alumni, Ronny dikenal sebagai figur yang aktif, komunikatif, dan memiliki jejak panjang dalam dunia organisasi serta olahraga nasional. Kini, rencana pencalonannya sebagai Ketua Umum DPP IKA FHUA menghadirkan harapan akan lahirnya energi baru bagi organisasi alumni tersebut.

Ronny saat ini mengemban amanah sebagai General Manager Operator I-League, posisi strategis yang menempatkannya di pusat pengelolaan kompetisi sepak bola nasional. Peran ini tidak hanya menuntut kemampuan manajerial, tetapi juga ketelitian, kepemimpinan, dan kemampuan membaca dinamika organisasi dalam skala besar.

Tak berhenti di level nasional, rekam jejaknya juga mendapat pengakuan di panggung internasional. Ia dipercaya sebagai Match Commissioner dalam berbagai pertandingan di bawah naungan Asian Football Confederation dan FIFA. Kepercayaan tersebut menjadi penanda atas kompetensi dan integritas yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.

Namun, perjalanan Ronny tidak dimulai dari ruang-ruang elite olahraga nasional. Alumni angkatan 2001 Fakultas Hukum Universitas Andalas ini telah lama mengasah kepemimpinan sejak di kampus.

Semasa mahasiswa, ia dikenal aktif menembus sekat angkatan dan generasi. Kemampuannya membangun komunikasi lintas kelompok membuat namanya dekat dengan banyak kalangan. Ia terlibat dalam organisasi kemahasiswaan seperti Studio Merah, menjadi pendiri UKM Justicia Accordio, serta aktif mengikuti berbagai perlombaan yang mengukir prestasi.

Di luar kampus, bakat komunikasinya juga tumbuh kuat. Ronny pernah berperan sebagai Media Officer Semen Padang FC, sebuah pengalaman yang mempertemukannya dengan dunia profesional olahraga dan media. Peran itu pula yang membentuk karakter kepemimpinannya: lugas, adaptif, dan terbiasa bekerja di bawah tekanan.

Kemampuan berbicara di depan publik turut menjadi salah satu kekuatan personalnya. Sebagai presenter dalam berbagai acara di Sumatera Barat, Ronny dikenal piawai membangun suasana dan menyampaikan pesan dengan jernih. Karakter inilah yang dinilai banyak alumni sebagai modal penting untuk memimpin organisasi besar seperti IKA FHUA.

Jejak organisasinya pun tak kalah panjang. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Perbasi Sumbar dan Asprov PSSI Sumbar pada periode sebelumnya. Keterlibatannya tidak hanya berada di level kebijakan, tetapi juga menyentuh sisi teknis dan operasional di lapangan.

Bagi banyak alumni, kombinasi pengalaman profesional, jaringan luas, dan kepemimpinan yang teruji menjadi alasan kuat mengapa nama Ronny terus mendapat dukungan.

Di tengah kebutuhan organisasi alumni yang semakin kompleks, sosok yang mampu menjembatani generasi lama dan baru dinilai menjadi kebutuhan mendesak. Dalam konteks itulah, Ronny dipandang sebagai figur yang memiliki kapasitas untuk membawa IKA FHUA menjadi lebih solid, progresif, dan relevan.

Dukungan terhadapnya pun terus mengalir dari berbagai kalangan alumni. Mereka melihat bukan hanya pengalaman, tetapi juga visi dan kemampuan merangkul sebagai modal utama untuk menghadapi tantangan organisasi ke depan.

Bagi sebagian alumni, Ronny bukan sekadar calon ketua umum. Ia adalah representasi dari semangat kolaborasi, profesionalisme, dan pembaruan yang diharapkan mampu membawa IKA FHUA melangkah lebih jauh. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *