Padang,relasipublik — Universitas Negeri Padang (UNP) menjajaki penguatan kerja sama internasional dengan Atlantic Technological University (ATU), Irlandia, melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan diskusi pengembangan program akademik, Senin (26/1/2026), di Ruang Sidang Rektor Lantai 4, Gedung Rektorat dan Pusat Penelitian UNP.
Rektor UNP yang diwakili Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Internasional, Dr. rer. nat. Deski Beri, S.Si., M.Si., dalam Berbagainya menyampaikan bahwa kerja sama ini diarahkan untuk membuka peluang program double Degree, Joint Degree, penelitian kolaboratif, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia sivitas akademika.
Ia menjelaskan, komunikasi antara UNP, ATU, dan mitra Noble Solutions telah dirintis sejak beberapa waktu lalu dan kini memasuki tahap penguatan implementasi. Pekerjaan sama tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan melalui perjanjian teknis yang lebih detail agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh mahasiswa dan dosen.
“Program yang paling memungkinkan untuk tahap awal adalah di bidang manajemen, namun juga terbuka peluang pengembangan di bidang teknik dan informatika. Kita perlu membahas lebih detail skema kurikulum, durasi studi, hingga pola magang industri agar selaras dengan sistem pendidikan di kedua institusi,” ujar Deski.
Ia menambahkan, selain program akademik, kerja sama ini juga diharapkan dapat bersinergi dengan program unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Padang Juara, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Sementara itu, perwakilan ATU, Mr. John Joe O’Farrell, memaparkan profil Atlantic Technological University sebagai salah satu universitas terbesar di Irlandia dengan lebih dari 30.000 mahasiswa yang tersebar di sembilan kampus di wilayah barat Irlandia. ATU memiliki fokus yang kuat pada internasionalisasi, kolaborasi penelitian, serta pengembangan program pendidikan berbasis kebutuhan industri.
Ia menyampaikan bahwa ATU sangat terbuka untuk mengembangkan strategi kemitraan dengan UNP, khususnya dalam program gelar ganda, pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, serta penguatan jejaring internasional. Menurutnya, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk membangun kualitas pendidikan tinggi yang berdaya saing global.
“Kami percaya bahwa kita akan lebih kuat ketika bekerja bersama. Kolaborasi internasional bukan hanya tentang pertukaran akademik, tetapi juga membangun kepercayaan, inovasi, dan penguatan kapasitas institusi,” ujarnya.
Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan pimpinan fakultas, kepala departemen, serta unit terkait di lingkungan UNP, yang membahas secara rinci peluang implementasi program double degree, skema kurikulum bersama, serta potensi kerja sama di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan MoU antara UNP dan ATU, serta sesi foto bersama sebagai penanda komitmen kedua institusi dalam memperkuat jejaring akademik internasional. (ags/utr/Humas UNP)
#SDG4 (Pendidikan Berkualitas), #SDG9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur), #SDG17 (Kemitraan untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan)












