Berita

Kejar Akses Penghubung Desa, Satgas TMMD dan Warga Kompak Kerjakan Rabat Beton

21
×

Kejar Akses Penghubung Desa, Satgas TMMD dan Warga Kompak Kerjakan Rabat Beton

Sebarkan artikel ini

Purbalingga, relasipublik — Semangat gotong royong terus terlihat di lokasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga, tepatnya pada pembangunan jalur alternatif menuju Jembatan Garuda yang akan menghubungkan Desa Krangean dan Ponjen. Di tengah cuaca panas, personel Satgas TMMD bersama warga tetap kompak menyelesaikan pengerjaan rabat beton agar akses jalan lebih nyaman dilalui masyarakat.

Suara alat kerja, adukan semen, hingga percakapan ringan warga dan anggota satgas mewarnai suasana di lokasi pembangunan. Dengan penuh semangat, anggota TNI dan masyarakat saling berbagi tugas. Ada yang menuangkan adonan semen, sementara yang lain meratakan permukaan rabat beton agar hasilnya kuat dan rapi.

Salah satu anggota Satgas TMMD, Sertu Riyadi, mengatakan bahwa pengerjaan hari ini difokuskan untuk menyelesaikan landasan rabat beton sebagai dasar jalan sebelum dilanjutkan dengan pemasangan saluran air di sisi jalan.

“Hari ini kami mengerjakan rabat beton untuk landasan agar jalannya enak dilalui. Nanti disambung pemasangan saluran air supaya air mengalir ke saluran, bukan ke bahu jalan,” ujarnya di sela pekerjaan, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, proses pembangunan berjalan lancar karena didukung banyak personel dari berbagai unsur, mulai dari anggota satgas, pasukan bantuan, hingga masyarakat sekitar yang ikut turun langsung membantu pekerjaan di lapangan.

“Personelnya banyak. Dari pasukan kawan juga ada, dari masyarakat juga ada. Kurang lebih sekitar seratus orang ada di sini. Guyub, lancar, supaya akses di sini cepat selesai,” katanya.

Kebersamaan antara TNI dan warga tampak begitu kuat selama proses pengerjaan berlangsung. Meski matahari cukup terik, semangat mereka tidak surut demi mempercepat pembangunan akses penghubung antarwilayah tersebut.

Jalan yang sedang dibangun itu nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus menjadi jalur alternatif yang mendukung aktivitas warga sehari-hari. Terlebih, keberadaan Jembatan Garuda diproyeksikan menjadi akses penting penghubung Desa Krangean dan Ponjen.

Sertu Riyadi berharap proses pembangunan dapat selesai sesuai target sehingga masyarakat segera bisa merasakan manfaatnya.

“Harapannya dalam dua minggu ke depan jalan ini sudah bisa dilalui,” ucapnya optimistis.

Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan TMMD tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat di desa.(anr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *