Kabupaten Tanah Datar

Pemkab Tanah Datar Dirikan Posko Darurat, Penanganan Banjir Dikebut

×

Pemkab Tanah Datar Dirikan Posko Darurat, Penanganan Banjir Dikebut

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com //  Tanah Datar

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda empat kecamatan dengan mendirikan dua posko darurat bencana sebagai pusat koordinasi penanganan dan bantuan bagi masyarakat terdampak.

Posko tersebut didirikan di pelataran Jembatan Timbangan Oto (JTO) Sitangkai Nagari Taluk, Kecamatan Lintau Buo, serta di depan Kantor Camat Tanjung Emas.

Bupati Tanah Datar Eka Putra saat meninjau lokasi banjir di Nagari Taluk, Kamis (14/5), mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah Tanah Datar beberapa hari lalu menyebabkan kerusakan cukup parah di Kecamatan Lintau Buo Utara, Lintau Buo, Padang Ganting dan Tanjung Emas.

“Kami dari pemerintah daerah telah turun langsung ke lapangan memastikan keselamatan warga dan memberikan bantuan mendesak kepada masyarakat seperti sembako dan kebutuhan lainnya,” ujar Eka Putra.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana tersebut meninggalkan kerusakan serius. Sejumlah rumah warga dilaporkan hanyut, sementara lainnya mengalami kerusakan sedang hingga berat akibat terjangan banjir dan material longsor.

Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap warga terdampak, Bupati menawarkan dua skema bantuan pembangunan kembali rumah bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

“Kami menawarkan dua metode, pertama hunian tetap atau huntap, di mana lahannya disiapkan pemerintah dan rumahnya dibangun pemerintah. Kedua metode mandiri, lahannya dari warga sementara bangunannya dibantu pemerintah,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada bantuan logistik dan hunian, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga mempercepat proses pembersihan material banjir yang menumpuk di rumah-rumah warga dan akses lingkungan.

Tim Damkar dan BPBD telah diterjunkan untuk melakukan penyemprotan dan pembersihan lumpur. Bahkan, mulai Jumat, proses pembersihan akan diperkuat bantuan personel TNI AD dari Batalyon Pandeka Gunung Marapi.

“Tadi saya lihat rumah-rumah warga sudah mulai dibersihkan oleh tim pemadam. Besok akan dibantu satu pleton dari Batalyon Pandeka Gunung Marapi. Mudah-mudahan ini sangat membantu mempercepat pembersihan rumah warga yang terdampak banjir,” lanjut Eka Putra.

Langkah cepat pendirian posko darurat hingga pengerahan lintas instansi menunjukkan pemerintah daerah tengah berpacu dengan waktu untuk memastikan masyarakat terdampak bisa segera bangkit di tengah ancaman cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Tanah Datar(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *