sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Sumatera Barat kembali menunjukkan jejak kuat budaya Minangkabau yang tak lekang oleh batas negara. Sebuah rumah gadang bagonjong direncanakan akan berdiri di Texas, Amerika Serikat, sebagai pusat pengenalan budaya Indonesia sekaligus simbol identitas Minangkabau di kancah internasional.
Rencana besar itu mengemuka saat Wakil Bupati Ahmad Fadly menerima audiensi rombongan Sanggar Budaya Nusantara (SBN), Selasa (19/5) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar.
Rombongan SBN dipimpin Cary Suprobo dan disambut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Afrizon, Ketua LKAAM Tanah Datar Aresno Dt. Andomo, Kadis Pendidikan Alfi Hidayati, Kadis PMPTSP Syofa Nofa Budianto, Kadis Parpora Inhendri Abbas, serta pejabat terkait lainnya.
Ketua tim SBN Texas Cary Suprobo mengatakan pembangunan rumah gadang bagonjong di Texas merupakan bagian dari visi besar menghadirkan pusat kebudayaan Indonesia bagi diaspora dan masyarakat internasional di Amerika Serikat.
“Kami menyampaikan terima kasih atas sambutan Pemkab Tanah Datar untuk bersilaturahmi dan audiensi terkait rencana kami membangun sebuah rumah bagonjong di Texas, Amerika Serikat,” ujarnya.
Menurut Cary, rumah gadang bukan sekadar bangunan adat, melainkan simbol kekayaan filosofi dan identitas budaya Indonesia yang ingin diperkenalkan kepada masyarakat dunia.
Ia menyebut, Texas dipilih karena memiliki karakter budaya yang dinilai dekat dengan Minangkabau, terutama identitas peternakan sapi yang kuat dan menjadi ciri khas daerah tersebut.
“Sesuai visi SBN yakni menyediakan pusat kebudayaan bagi diaspora Indonesia dan masyarakat luas di sana, bahkan menjadi warisan bagi anak cucu kami nanti. Karena ada kesamaan budaya dan ciri khas di Texas yang terkenal dengan sapinya, maka pembangunan rumah gadang bagonjong ini kami gagas dan direncanakan selesai musim semi 2028,” katanya.
Cary berharap Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dapat memberikan dukungan dan kerja sama agar pembangunan rumah adat Minangkabau itu benar-benar terwujud sesuai nilai dan filosofi aslinya.
Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif diaspora Indonesia di Texas yang ingin membawa identitas budaya Minangkabau ke level internasional.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Tanah Datar bahkan Minangkabau, karena rumah adat kami dibangun di luar negeri. Tentunya kami menyampaikan apresiasi dan dukungan,” tegasnya.
Menurut Ahmad Fadly, keberadaan rumah gadang di Texas nantinya tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga dapat membuka peluang promosi produk unggulan daerah, mulai dari kuliner hingga UMKM.
“Minangkabau memiliki aneka ragam kuliner andalan seperti rendang, dan juga berbagai produk UMKM kebanggaan Tanah Datar seperti batik yang nantinya bisa dipasarkan di sana,” ujarnya.
Namun demikian, ia menegaskan pembangunan rumah gadang bagonjong harus tetap berpijak pada aturan adat dan filosofi arsitektur Minangkabau agar tidak kehilangan nilai budaya yang diwariskan turun-temurun.
“Kami siap membantu menjembatani dengan pihak-pihak yang sekiranya mendukung rencana pembangunan rumah gadang bagonjong ini,” pungkasnya(d13)












