Kabupaten Tanah Datar

Tanah Datar Kejar Proyek Strategis

×

Tanah Datar Kejar Proyek Strategis

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Sumatera Barat terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan proyek strategis nasional. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menggelar rapat koordinasi bersama jajaran balai Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Selasa (19/5).

Rapat tersebut membahas percepatan sejumlah proyek prioritas, mulai dari pembangunan Sekolah Rakyat, revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar, perbaikan jaringan PDAM, hingga pemulihan infrastruktur pascabencana.

Eka Putra menegaskan pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai kebutuhan dasar agar proyek strategis nasional itu bisa segera direalisasikan.

“Terima kasih atas respon cepat dari Kementerian PU terhadap pembangunan di Tanah Datar. Kami berharap proses pembangunan ini dapat segera direalisasikan, terutama pembangunan Sekolah Rakyat karena lahan dan akses jalan sudah disiapkan oleh pemerintah daerah,” ujar Eka Putra.

Menurutnya, percepatan pembangunan tidak boleh tersendat akibat lemahnya koordinasi antarinstansi. Karena itu, ia meminta seluruh OPD terkait bersama pihak balai memiliki kesamaan persepsi agar seluruh tahapan proyek berjalan tanpa hambatan administratif maupun teknis.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumbar Maria Doeni Isa, Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Sumbar Bayu Kusuma, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Naryo Widodo, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar Elsa Putra Friandi, serta Kepala Satker Prasarana Strategis Kementerian PU RI Rifi.

Dalam rapat itu, pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Tanjung Baru menjadi salah satu fokus utama. Pemerintah daerah optimistis proyek tersebut segera berjalan karena pematangan lahan dan dokumen pendukung telah dipersiapkan.

Kepala Satker Prasarana Strategis Kementerian PU RI Rifi menjelaskan pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan melalui kolaborasi dengan Danantara, termasuk pembangunan akses jalan menuju lokasi sekolah.

Sementara itu, Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi menyebut penanganan jembatan gantung pascabencana akan langsung dikerjakan pihak balai, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Sedangkan untuk pembangunan jembatan permanen, pemerintah daerah diminta segera menyiapkan desain awal sebelum dilakukan koordinasi lanjutan dengan pihak kementerian.

Selain membahas pembangunan fisik, rapat juga menyoroti percepatan pembangunan sabodam serta rencana perbaikan dan penggantian jaringan pipa PDAM di kawasan Pasar Batusangkar dan wilayah terdampak bencana lainnya.

Langkah percepatan proyek strategis ini menjadi sinyal bahwa Tanah Datar tidak ingin pembangunan hanya berhenti di meja rapat. Pemerintah daerah kini didorong bergerak cepat memastikan proyek-proyek vital benar-benar hadir menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di tengah upaya pemulihan pascabencana dan penguatan infrastruktur dasar daerah(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *