Kabupaten Tanah Datar

Menteri PU Turun ke Tanah Datar

34
×

Menteri PU Turun ke Tanah Datar

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Dody Hanggodo turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Nagari Taluk, Kamis (21/5/2026). Kunjungan itu menjadi sinyal kuat percepatan penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur di Kabupaten Tanah Datar mulai digerakkan pemerintah pusat.

Menteri PU didampingi Mahyeldi Ansharullah, Eka Putra, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, serta jajaran pejabat pusat, provinsi, dan kabupaten.

Saat meninjau proses normalisasi Sungai Batang Tampo di Nagari Taluk, Dody Hanggodo menegaskan langkah tersebut harus dipercepat agar aktivitas masyarakat, khususnya petani, bisa kembali berjalan normal.

“Banjir merusak irigasi, sehingga masyarakat yang masuk masa tanam tidak bisa bertani. Karena itu normalisasi ini penting disegerakan,” tegas Dody.

Menurutnya, percepatan penanganan pascabencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan kewajiban bersama pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten.

Ia menekankan arahan Prabowo Subianto agar bencana tidak sampai mengganggu ketahanan pangan nasional.

“Sesuai arahan Presiden, bencana jangan sampai mengganggu ketahanan pangan yang menjadi program nasional. Karena itu normalisasi sungai dan irigasi harus segera diatasi agar masyarakat bisa kembali bertani,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dody juga menyinggung pembangunan sabo dam di Tanah Datar yang dilakukan Kementerian PU sebagai langkah mitigasi menghadapi ancaman banjir di masa mendatang.

“Kita bangun sabo dam sebagai salah satu sarana antisipasi korban ketika terjadi bencana banjir,” katanya.

Selain meninjau lokasi bencana, Menteri PU bersama rombongan juga bergerak ke lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Nagari Tanjung Alam.

Program yang menjadi inisiasi Presiden Prabowo itu dirancang untuk menyediakan pendidikan berkualitas gratis bagi masyarakat.

Menurut Dody, Sekolah Rakyat di Tanah Datar akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 15 hektare dan diproyeksikan mampu menampung hingga 3.000 siswa.

“Sampai saat ini proses berjalan cukup lancar. Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal, kita akan kerahkan dan libatkan seluruh potensi yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Eka Putra menyebut kunjungan Menteri PU menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi Tanah Datar pascabencana.

“Kunjungan pak Menteri menjadi angin segar dan bukti perhatian pemerintah pusat terhadap bencana yang terjadi dan kelanjutan pembangunan Sekolah Rakyat,” katanya.

Eka Putra menilai kehadiran langsung Menteri PU memberi semangat baru bagi masyarakat Tanah Datar untuk bangkit dari dampak bencana.

“Kita bersyukur dan berterima kasih karena Menteri PU hadir langsung melihat kebutuhan masyarakat Tanah Datar. Namun tentu semua membutuhkan waktu dan proses, karena itu mohon doa dan dukungan masyarakat,” pungkasnya(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *