Kabupaten Tanah Datar

Dandim 0307 Tanah Datar: Media Mitra Strategis Bela Negara

×

Dandim 0307 Tanah Datar: Media Mitra Strategis Bela Negara

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Kodim 0307/Tanah Datar terus memperkuat komitmennya dalam membangun kesadaran bela negara melalui sinergi bersama Keluarga Besar TNI (KBT), pemerintah daerah, serta insan media. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib Bela Negara dan Pembinaan Ideologi Pancasila yang digelar di Markas Kodim 0307/Tanah Datar, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan teritorial TNI AD untuk memperkokoh wawasan kebangsaan, memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila, sekaligus membangun kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Kasdim Mayor Czi. Alsyefrizal menegaskan bahwa bela negara merupakan hak sekaligus kewajiban konstitusional setiap warga negara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Menurutnya, bela negara tidak lagi dimaknai sebatas pengabdian di medan perang, tetapi diwujudkan melalui sikap disiplin, kepatuhan terhadap hukum, semangat persatuan, serta kontribusi positif sesuai profesi dan kapasitas masing-masing.

“Bela negara adalah tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia. Siapa pun memiliki peran dalam menjaga keutuhan bangsa, mulai dari membangun lingkungan yang harmonis, menjaga persatuan, hingga berkontribusi dalam pembangunan nasional,” ujar Alsyefrizal.

Kasdim menjelaskan bahwa Indonesia saat ini menghadapi dua bentuk ancaman terhadap ketahanan nasional, yakni ancaman militer dan ancaman nonmiliter. Jika ancaman militer berkaitan dengan gangguan terhadap kedaulatan negara, ancaman nonmiliter justru semakin kompleks dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Ia mencontohkan pandemi Covid-19 yang sempat melumpuhkan berbagai sektor kehidupan sebagai salah satu bentuk ancaman nonmiliter. Selain itu, penyalahgunaan dan peredaran narkoba, penyebaran hoaks, radikalisme, serta lunturnya pengamalan nilai-nilai Pancasila juga menjadi tantangan serius yang harus dihadapi secara bersama.

“Ancaman nonmiliter sering kali tidak terlihat, tetapi dampaknya sangat besar terhadap ketahanan bangsa. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus memiliki kesadaran untuk bersama-sama mencegah dan mengatasinya,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Hendriyana, S.Sos., M.M. dalam paparannya menekankan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas wilayah sangat bergantung pada sinergi seluruh komponen bangsa.

Menurutnya, TNI tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi dinamika keamanan dan tantangan sosial yang terus berkembang. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga insan media.

“Sinergi lintas sektoral merupakan kunci memperkuat ketahanan wilayah. Ketika seluruh elemen memiliki visi dan komitmen yang sama, berbagai potensi ancaman dapat dideteksi lebih dini dan diselesaikan secara bersama,” ungkap Hendriyana.

Ia memberikan perhatian khusus terhadap peran media sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas nasional. Di era digital yang ditandai dengan derasnya arus informasi, media dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.

Menurut Dandim, kemitraan yang harmonis antara TNI dan insan pers menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik, menangkal disinformasi, serta memperkuat semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Selain itu, Dandim juga mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat budaya gotong royong, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga kerukunan sebagai modal utama dalam memperkokoh persatuan bangsa.

Ia menegaskan bahwa ketahanan nasional tidak hanya diukur dari kekuatan pertahanan militer, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menghadapi berbagai ancaman di bidang kesehatan, sosial, ekonomi, teknologi informasi, hingga penyalahgunaan narkoba yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Kodim 0307/Tanah Datar berharap terbangun jaringan kemitraan yang semakin solid dengan Keluarga Besar TNI, pemerintah daerah, serta insan media sebagai mitra strategis dalam menguatkan nilai-nilai Pancasila, meningkatkan kesadaran bela negara, dan menjaga kondusivitas wilayah.

Pembinaan tersebut juga menjadi pengingat bahwa menjaga keutuhan NKRI bukan hanya tugas aparat negara, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh anak bangsa melalui persatuan, kepedulian, dan semangat gotong royong yang menjadi jati diri Indonesia(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *