PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.COM – Pemerintah Kota Padang Panjang menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Polres Padang Panjang dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan publik yang bersih, transparan, profesional, dan bebas dari praktik penyimpangan.
Dukungan itu disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, saat menghadiri pencanangan Zona Integritas di lingkungan Polres Padang Panjang. Kegiatan tersebut menjadi simbol penguatan reformasi birokrasi sekaligus upaya membangun budaya kerja yang berintegritas di lingkungan pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Allex menegaskan bahwa pelayanan publik yang baik harus dibangun di atas prinsip kejujuran, transparansi, dan profesionalisme. Menurutnya, masyarakat saat ini menuntut pelayanan yang cepat, bersih, dan bebas dari praktik korupsi maupun pungutan liar.
Ia mengatakan Pemerintah Kota Padang Panjang sangat mengapresiasi langkah Polres Padang Panjang dalam membangun Zona Integritas. Komitmen tersebut dinilai menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pelayanan publik, khususnya di bidang keamanan dan penegakan hukum.
Allex juga menekankan bahwa reformasi birokrasi tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan pemerintah daerah, tetapi harus berjalan secara bersama-sama dengan seluruh institusi pelayanan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor dianggap penting untuk menghadirkan pelayanan yang semakin baik dan akuntabel.
Kapolres Padang Panjang, AKBP Wisnu Hadi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan bagian dari upaya memperkuat budaya kerja profesional di tubuh Polri. Ia menegaskan seluruh jajaran Polres berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurut Wisnu, pembangunan Zona Integritas tidak hanya sebatas seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui perubahan nyata dalam sistem kerja dan pelayanan kepada masyarakat. Seluruh personel diminta menjaga integritas dan menghindari segala bentuk penyimpangan dalam menjalankan tugas.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan pelayanan publik saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan kesiapan sumber daya manusia yang profesional dan responsif. Karena itu, Polres Padang Panjang terus melakukan pembenahan internal melalui penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan.
Pencanangan Zona Integritas tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran kepolisian, perwakilan instansi vertikal, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan dukungan bersama terhadap upaya menciptakan birokrasi yang bersih dan melayani.
Komitmen menuju pelayanan bersih juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Padang Panjang yang selama ini terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor. Pemerintah daerah bahkan menempatkan transparansi dan akuntabilitas sebagai bagian penting dalam reformasi birokrasi daerah.
Zona Integritas sendiri merupakan program nasional yang bertujuan menciptakan instansi pemerintah bebas korupsi dan memiliki budaya pelayanan prima kepada masyarakat. Program tersebut menekankan pentingnya perubahan pola pikir, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
Melalui dukungan terhadap pembangunan Zona Integritas di Polres Padang Panjang, Pemerintah Kota berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern dan berintegritas di Kota Padang Panjang.(gito)












