Kota Padangpanjang

Padang Panjang Cetak Prestasi, Jadi Satu-satunya Kota di Sumbar Raih Predikat Kota Pangan Aman

3
×

Padang Panjang Cetak Prestasi, Jadi Satu-satunya Kota di Sumbar Raih Predikat Kota Pangan Aman

Sebarkan artikel ini

PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.COMKota Padang Panjang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Sumatera Barat setelah resmi menerima Piagam Penghargaan Kota Pangan Aman dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Prestasi tersebut menjadikan Padang Panjang sebagai satu-satunya kota di Sumbar yang berhasil meraih predikat Kota Pangan Aman Level 4 atau kategori baik.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, Elyunaida, kepada Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, didampingi Wakil Wali Kota Allex Saputra di Balai Kota Padang Panjang. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keamanan pangan bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Hendri Arnis menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan BPOM RI kepada Kota Padang Panjang. Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan dan keamanan pangan di seluruh wilayah kota.

Ia mengatakan keamanan pangan menjadi hal yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Pemerintah daerah, kata Hendri, ingin memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman, sehat, dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

Sebagai kota yang dikenal memiliki beragam kuliner khas dan aktivitas perdagangan pangan yang cukup tinggi, Padang Panjang dinilai memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas keamanan pangan. Karena itu, pengawasan terhadap produk pangan terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor.

Hendri menjelaskan bahwa keberhasilan meraih predikat Kota Pangan Aman tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, pedagang, hingga masyarakat. Edukasi mengenai keamanan pangan juga terus dilakukan secara berkelanjutan kepada masyarakat dan pelaku usaha kuliner.

Pemerintah Kota Padang Panjang selama ini memang aktif menjalankan berbagai program pendukung ketahanan dan keamanan pangan. Salah satunya melalui penguatan sektor pertanian perkotaan dan pengendalian inflasi pangan agar pasokan kebutuhan masyarakat tetap stabil.

Selain itu, Pemko juga mendorong keterlibatan pelaku UMKM dan petani lokal dalam penyediaan bahan pangan untuk berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat lokal.

Upaya menjaga kualitas pangan juga dilakukan melalui pengawasan terhadap distribusi makanan dan bahan pangan di pasar maupun lingkungan sekolah. Pemerintah daerah bersama instansi terkait rutin melakukan pemantauan guna memastikan produk pangan yang beredar aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Menurut Hendri, penghargaan Kota Pangan Aman bukan sekadar simbol prestasi, tetapi menjadi tanggung jawab besar bagi pemerintah daerah untuk terus menjaga kualitas pangan secara konsisten. Ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut berperan dalam menciptakan lingkungan pangan yang sehat dan aman.

Keberhasilan Padang Panjang meraih predikat tersebut turut mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sistem keamanan pangan yang baik. Capaian ini juga dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pangan yang beredar di kota tersebut.

Melalui penghargaan Kota Pangan Aman Level 4 ini, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap dapat terus menjadi contoh dalam pengelolaan keamanan pangan di Sumatera Barat. Hendri Arnis menegaskan bahwa kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, dan hal itu dimulai dari memastikan setiap pangan yang dikonsumsi aman, sehat, dan berkualitas.(gito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *