Kota Padangpanjang

PSPP Padang Panjang Soroti Regulasi Liga 4, Desak PSSI Transparan soal Kuota Putaran Nasional

2
×

PSPP Padang Panjang Soroti Regulasi Liga 4, Desak PSSI Transparan soal Kuota Putaran Nasional

Sebarkan artikel ini

PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.COMManajemen PSPP Padang Panjang melontarkan kritik terhadap regulasi kompetisi Liga 4 Sumatera Barat musim 2025/2026 yang dinilai belum memberikan kejelasan terkait penentuan kuota menuju putaran nasional. Klub berjuluk Laskar Serambi Mekkah itu meminta Asosiasi Provinsi PSSI Sumbar dan PSSI pusat lebih transparan dalam menetapkan aturan kompetisi agar tidak menimbulkan polemik di kalangan peserta.

Kekecewaan tersebut muncul setelah berakhirnya kompetisi Liga 4 Sumbar yang memperlihatkan adanya ketidakjelasan terkait jumlah tim yang berhak melaju ke babak nasional. PSPP menilai perubahan dan ketidakpastian regulasi dapat merugikan klub yang telah berjuang sepanjang musim kompetisi.

Manajer PSPP Padang Panjang, Nofri Hendri, mengatakan pihaknya menghormati seluruh hasil pertandingan di lapangan. Namun menurutnya, kepastian regulasi harus menjadi perhatian serius karena menyangkut profesionalisme penyelenggaraan kompetisi sepak bola nasional.

Ia menegaskan bahwa sejak awal kompetisi, seluruh klub membutuhkan kejelasan aturan mengenai sistem kompetisi dan kuota nasional agar dapat menyusun target serta persiapan tim secara matang. Ketidakjelasan regulasi dinilai dapat memengaruhi motivasi dan kepercayaan klub terhadap kompetisi.

Menurut Nofri, kompetisi sepak bola seharusnya tidak hanya mengedepankan pertandingan di lapangan, tetapi juga tata kelola organisasi yang profesional dan transparan. Ia berharap PSSI dapat memberikan penjelasan resmi agar tidak muncul berbagai spekulasi di tengah masyarakat dan pecinta sepak bola daerah.

PSPP sendiri tampil cukup kompetitif sepanjang gelaran Liga 4 Sumbar musim ini. Dukungan masyarakat Padang Panjang terhadap klub kebanggaan daerah tersebut juga terus mengalir, terutama dari kalangan suporter yang berharap PSPP mampu kembali bersaing di tingkat nasional.

Di sisi lain, sejumlah pemerhati sepak bola Sumbar juga menilai transparansi regulasi sangat penting untuk menjaga kualitas dan kredibilitas kompetisi. Kejelasan aturan dianggap menjadi fondasi utama dalam membangun kompetisi yang sehat dan kompetitif bagi seluruh peserta.

Kompetisi Liga 4 sendiri menjadi salah satu jalur pembinaan klub-klub daerah menuju level sepak bola nasional. Karena itu, setiap keputusan terkait sistem kompetisi dan kuota promosi dinilai memiliki dampak besar terhadap perkembangan klub dan pembinaan pemain muda di daerah.

PSPP berharap PSSI pusat segera memberikan penjelasan resmi terkait kuota nasional untuk wakil Sumatera Barat agar seluruh peserta memperoleh kepastian. Klub juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme komunikasi regulasi kepada peserta kompetisi di masa mendatang.

Selain soal kuota nasional, manajemen PSPP juga menyoroti pentingnya konsistensi regulasi sejak awal kompetisi. Mereka berharap tidak ada lagi perubahan aturan di tengah jalan yang dapat memunculkan kebingungan dan ketidakadilan bagi klub peserta.

Masyarakat sepak bola Padang Panjang sendiri berharap polemik tersebut dapat segera diselesaikan secara terbuka dan profesional. Suporter menginginkan kompetisi sepak bola daerah berjalan lebih baik sehingga mampu melahirkan pemain dan klub berkualitas dari Sumatera Barat.

Melalui kritik yang disampaikan, PSPP Padang Panjang berharap PSSI dapat memperbaiki tata kelola kompetisi sepak bola nasional agar lebih transparan, profesional, dan berpihak pada perkembangan sepak bola daerah. Klub menegaskan bahwa kepastian regulasi merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan peserta dan memajukan kompetisi sepak bola Indonesia secara menyeluruh.(gito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *