TERBARU

Wakil Bupati Solok Kukuhkan Saka Pramuka Yogaswara KPU, Siapkan Generasi Muda Berintegritas

×

Wakil Bupati Solok Kukuhkan Saka Pramuka Yogaswara KPU, Siapkan Generasi Muda Berintegritas

Sebarkan artikel ini
Foto: Bupati Solok yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Solok secara resmi mengukuhkan Pengurus Pimpinan Cabang Saka Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Kabupaten Solok Masa Bakti 2026–2031 (dok istimewa)

Solok, Relasipublik.com — Di tengah tantangan demokrasi yang terus berkembang, Kabupaten Solok memilih menanamkan benih kesadaran sejak dini. Bukan melalui ruang kelas semata, tetapi melalui Gerakan Pramuka, organisasi yang selama puluhan tahun dikenal sebagai tempat membentuk karakter, kepemimpinan, dan semangat pengabdian.

Kamis (25/6/2026), suasana di Arosuka berlangsung khidmat ketika Wakil Bupati Solok yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Solok secara resmi mengukuhkan Pengurus Pimpinan Cabang Saka Pramuka Rintisan Yogaswara KPU Kabupaten Solok Masa Bakti 2026–2031. Pada kesempatan yang sama, turut dilantik Adhiyasta Pemilu Kabupaten Solok.

Momentum tersebut bukan sekadar pelantikan kepengurusan baru. Lebih dari itu, menjadi simbol lahirnya sebuah kolaborasi antara Gerakan Pramuka dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok dalam menyiapkan generasi muda yang memahami demokrasi sekaligus memiliki karakter yang kuat.

Di hadapan jajaran KPU, pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, dan tamu undangan, Wakil Bupati Solok menegaskan bahwa organisasi merupakan ruang pembelajaran kehidupan.

“Setiap organisasi pada hakikatnya bukan hanya tempat berhimpun, melainkan ruang untuk bertumbuh. Ruang di mana karakter dibentuk, kepemimpinan ditempa, dan nilai-nilai pengabdian ditanamkan. Karena itu, pengukuhan hari ini hendaknya dimaknai sebagai awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pesan tersebut seakan menjadi pengingat bahwa tantangan terbesar bangsa saat ini bukan hanya mencetak generasi yang cerdas, tetapi juga generasi yang berintegritas. Di era banjir informasi dan derasnya arus media sosial, karakter menjadi fondasi utama agar demokrasi tetap berjalan sehat.

Selama ini, Gerakan Pramuka telah dikenal sebagai wadah pendidikan karakter yang mengajarkan disiplin, tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian sosial. Kini, melalui Saka Pramuka Rintisan Yogaswara, nilai-nilai tersebut dipadukan dengan pendidikan demokrasi.

Kolaborasi ini dinilai memiliki arti strategis. Demokrasi tidak hanya dipahami sebagai proses memilih pemimpin setiap lima tahun, tetapi sebagai budaya yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda diajak memahami hak, kewajiban, serta pentingnya menjaga integritas dalam setiap keputusan yang diambil.

“Demokrasi yang sehat tidak hanya ditentukan oleh proses pemilihan yang baik, tetapi juga oleh hadirnya warga negara yang memahami hak dan kewajibannya,” kata Wakil Bupati Solok.

Ia juga memberikan apresiasi atas pelantikan Adhiyasta Pemilu Kabupaten Solok sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi generasi muda dalam pendidikan kepemiluan.

Menurutnya, investasi terbesar sebuah daerah bukan hanya pembangunan fisik, melainkan pembangunan manusia. Sebab, masa depan demokrasi akan ditentukan oleh generasi yang hari ini sedang dibina.

“Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral. Generasi yang mampu menjaga integritas ketika memiliki kesempatan, serta tetap menjunjung nilai-nilai kebangsaan ketika menghadapi perbedaan,” ungkapnya.

Pesan itu menjadi relevan ketika tantangan pembangunan semakin kompleks. Kemampuan berpikir kritis harus berjalan beriringan dengan etika, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong. Karakter inilah yang diharapkan lahir dari pembinaan berkelanjutan melalui Gerakan Pramuka dan pendidikan kepemiluan.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Solok mengajak seluruh pengurus yang baru dikukuhkan untuk menjadikan organisasi sebagai ruang pengabdian, bukan sekadar jabatan.

“Selamat mengemban amanah. Jadikan organisasi ini sebagai wadah untuk melahirkan kader-kader muda yang berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta siap mengambil peran dalam membangun Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dan Indonesia yang lebih baik,” pesannya.

Pelantikan hari itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun, harapan yang dititipkan jauh melampaui seremoni. Di balik seragam Pramuka dan semangat kepemudaan, Kabupaten Solok tengah menyiapkan generasi yang tidak hanya mampu menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga calon pemimpin yang jujur, bertanggung jawab, serta siap menjaga kualitas demokrasi Indonesia di masa depan. (A3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *