Kota Solok, Relasipublik.com – Partai puncak FE Cup II Regional Sumatera 2026 menghadirkan laga yang layak disebut sebagai salah satu final terbaik di Sumatera Barat tahun ini. Duel sesama tim unggulan, MMP FC B kontra MMP FC A, berlangsung sengit hingga menit terakhir sebelum akhirnya MMP FC B keluar sebagai juara melalui drama adu penalti dengan skor 5-3 setelah kedua tim bermain imbang 3-3 pada waktu normal.
Pertandingan final yang digelar di Stadion H. Marah Adin, Kota Solok, Sabtu (4/7/2026) sore tersebut menyedot ribuan pasang mata. Atmosfer stadion begitu bergemuruh sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim yang diperkuat sejumlah pemain bertalenta nasional saling menyerang dan menampilkan permainan berkelas yang membuat penonton terus berada dalam ketegangan sepanjang laga.
Derbi internal MMP itu berlangsung terbuka. Jual beli serangan tersaji sejak babak pertama hingga penghujung pertandingan. Ketika waktu normal berakhir dengan skor sama kuat 3-3, penentuan juara harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam momen yang penuh tekanan, para eksekutor MMP FC B tampil lebih tenang dan efektif. Mereka berhasil menyelesaikan tugas dengan sempurna hingga memastikan kemenangan 5-3 sekaligus mengangkat trofi juara FE Cup II Regional Sumatera 2026.
Keberhasilan penyelenggaraan turnamen selama satu bulan penuh mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua Pelaksana Turnamen, Deni Eka Surya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan event sepak bola bergengsi tersebut.
“FE Cup dibangun bukan semata-mata untuk mencari juara di lapangan, melainkan sebagai rumah besar untuk merawat tali persaudaraan dan menyediakan kompetisi yang sehat serta kompetitif bagi talenta-talenta muda. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Solok dan dedikasi luar biasa Bapak Fadlul Efendi yang terus mengawal turnamen ini hingga berjalan sukses. Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan dan akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan FE Cup berikutnya,” ujar Deni.
Sementara itu, Owner FE Cup II Regional Sumatera, Fadlul Efendi, menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kompetisi sepak bola berkualitas di Sumatera.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, sponsor, suporter, dan masyarakat yang telah mendukung FE Cup II. Insyaallah FE Cup akan kembali hadir pada tahun 2027 dengan persiapan yang lebih baik dan menghadirkan tim-tim yang lebih kuat sehingga kualitas kompetisi semakin meningkat,” kata Fadlul.
Kesuksesan FE Cup II juga mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, yang hadir bersama Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, untuk menyaksikan laga final.
Menurut Ramadhani, FE Cup II tidak hanya sukses dari sisi olahraga, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.
“Pemerintah daerah memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat. Turnamen FE Cup II telah memberikan dampak yang luar biasa, tidak hanya bagi perputaran ekonomi kreatif dan UMKM di sekitar stadion, tetapi juga memperkuat citra Kota Solok sebagai daerah yang aman, kondusif, dan ramah untuk dikunjungi,” ujarnya.
Tingginya animo masyarakat yang memadati Stadion H. Marah Adin selama turnamen berlangsung juga menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola daerah. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Solok berkomitmen melanjutkan pengembangan stadion kebanggaan masyarakat Kota Beras tersebut.
“Melihat besarnya kecintaan masyarakat terhadap sepak bola, Pemerintah Kota Solok akan melanjutkan pengembangan Stadion H. Marah Adin melalui pembebasan lahan yang tersisa serta percepatan pembangunan tribun timur agar kapasitas penonton dapat ditingkatkan,” tambah Ramadhani.
FE Cup II Regional Sumatera 2026 akhirnya tidak hanya melahirkan MMP FC B sebagai juara. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi bukti bahwa sepak bola mampu menjadi ruang pemersatu masyarakat, penggerak ekonomi lokal, sekaligus panggung lahirnya talenta-talenta muda potensial dari berbagai daerah di Sumatera.
Dengan suksesnya penyelenggaraan edisi kedua dan komitmen menghadirkan kompetisi yang lebih besar pada tahun 2027, FE Cup kini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu turnamen sepak bola paling prestisius di regional Sumatera. (A3)












