Berita UtamaOlahraga

Fadlul Efendi Angkat Bicara Soal Kontroversi Laga OCM Medina FC vs MMP FC A di FE Cup II

×

Fadlul Efendi Angkat Bicara Soal Kontroversi Laga OCM Medina FC vs MMP FC A di FE Cup II

Sebarkan artikel ini
Foto: Pertandingan antara MMP A FC melawan OCM Madina FC (dok foto istimewa A3)

Kota Solok, Relasipublik.com – Owner Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026, Fadlul Efendi, memberikan klarifikasi terkait beredarnya pemberitaan dan opini yang berkembang usai pertandingan OCM Medina FC menghadapi MMP FC A Kamis (25/06/26), yang memunculkan berbagai spekulasi mengenai kepemimpinan wasit.

Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut diwarnai insiden pada babak pertama. Salah seorang pemain OCM Medina FC mendapat dua kartu kuning dari wasit akibat pelanggaran yang terjadi dalam pertandingan. Sesuai dengan peraturan permainan sepak bola, akumulasi dua kartu kuning tersebut kemudian berujung pada kartu merah, sehingga pemain OCM Medina FC harus meninggalkan lapangan lebih awal dan timnya melanjutkan pertandingan dengan jumlah pemain yang berkurang.

Keputusan tersebut kemudian menjadi perhatian sejumlah pihak dan memunculkan berbagai tanggapan di kalangan penonton maupun pecinta sepak bola. Bahkan, muncul tudingan yang mengaitkan keputusan wasit dengan pihak MMP FC.

Menanggapi hal itu, Fadlul Efendi dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang beredar. Ia menegaskan bahwa dirinya, baik sebagai owner Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026 maupun owner MMP FC, tidak pernah melakukan intervensi terhadap wasit maupun perangkat pertandingan.

“Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah mengintervensi wasit. Sejak awal kami ingin Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026 menjadi kompetisi yang bersih, berkualitas, dan menjunjung tinggi sportivitas. Semua keputusan di lapangan sepenuhnya merupakan kewenangan wasit,” ujar Fadlul Efendi, Jumat (26/06/26)

Menurutnya, baik MMP FC A maupun MMP FC B diperkuat oleh pemain-pemain berkualitas yang direkrut berdasarkan kemampuan bermain. Oleh karena itu, ia menilai tidak ada alasan bagi timnya untuk menghalalkan segala cara demi meraih kemenangan.

Ia juga membantah anggapan bahwa MMP FC hanya mengejar hadiah juara atau sengaja memainkan pertandingan yang tidak sportif. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak berdasar dan justru mencederai semangat kompetisi.

“Biaya yang kami keluarkan untuk menyelenggarakan Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026 jauh lebih besar dibandingkan hadiah yang diperebutkan. Tujuan kami adalah menghadirkan turnamen yang berkualitas, menjadi wadah pembinaan pemain, serta memberikan tontonan sepak bola yang menarik bagi masyarakat,” katanya.

Fadlul berharap seluruh peserta, ofisial, suporter, dan masyarakat dapat menghormati setiap keputusan perangkat pertandingan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sepak bola. Mari kita bersama-sama menjaga sportivitas, menghormati keputusan wasit, dan menjadikan Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026 sebagai ajang kompetisi yang sehat, profesional, dan bermartabat,” tutupnya. (A3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *