Kota Padang

BOMRun 2026 Resmi Jadi Main Event HJK Padang ke-357, Target Dongkrak Sport Tourism dan UMKM Lokal

×

BOMRun 2026 Resmi Jadi Main Event HJK Padang ke-357, Target Dongkrak Sport Tourism dan UMKM Lokal

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menetapkan Blue Ocean Minang Run (BOMRun) 2026 sebagai salah satu acara utama (main event) dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Ajang sport tourism tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pelaku UMKM di Kota Padang.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers BOMRun 2026 yang berlangsung di Emado’s Padang, Rabu (8/7). Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris BOMRun 2026 Adril Syukri, Ketua Pelaksana BOMRun 2026 Revdi Iwan Syahputra, Wakil Ketua TP-PKK Kota Padang sekaligus perwakilan IKASMAN 3 Sri Hayati, serta Ketua Umum Pelaksana Hari Jadi Kota Padang ke-357 Corri Saidan.

Sekretaris BOMRun 2026, Adril Syukri, mengatakan penyelenggaraan BOMRun tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga menjadi etalase untuk memperkenalkan keramahan, keindahan, serta potensi pariwisata Kota Padang kepada peserta dari berbagai daerah.

“BOMRun tahun ini menjadi salah satu main event dari rangkaian Hari Jadi Kota Padang ke-357. Kami ingin memastikan event ini menjadi milik seluruh warga Kota Padang. Wajah yang kami tampilkan adalah wajah Kota Padang yang ramah, indah, dan siap menggerakkan seluruh potensi ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep BOMRun dirancang agar para peserta dapat menikmati pengalaman berolahraga sekaligus berwisata dalam satu hari penuh, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

“Melalui konsep yang matang, kami mengemas bagaimana para pelari bisa mendapatkan pengalaman berolahraga sekaligus berwisata dalam satu hari penuh di Kota Padang. Ini sejalan dengan komitmen Wali Kota untuk menggerakkan seluruh potensi ekonomi yang ada,” tambahnya.

Adril mengungkapkan, hingga saat ini jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai 3.150 orang dari target 3.500 peserta. Sebagian besar peserta berasal dari Sumatera Barat sebesar 69,55 persen, disusul Riau 11 persen dan Sumatera Utara 5,83 persen, serta sejumlah provinsi lainnya. Pendaftaran resmi ditutup pada Jumat (10/7).

Menurutnya, kehadiran ribuan peserta diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan, terutama bagi sektor kuliner dan UMKM. Untuk mendukung hal tersebut, panitia bersama Pemko Padang telah menyiapkan stan khusus bagi pelaku usaha lokal di pusat kegiatan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana BOMRun 2026 Revdi Iwan Syahputra memastikan seluruh persiapan teknis telah rampung. Dalam kesempatan tersebut panitia juga memperkenalkan jersey resmi, medali, BIB (nomor dada), serta berbagai perlengkapan yang akan diterima peserta.

“Hari ini kita memperkenalkan jersey resmi yang akan dipakai, berbagai ukuran dan jenisnya. Kami juga memperkenalkan medali, BIB, dan seluruh perlengkapan lomba. Semoga ini menjadi awal menuju suksesnya BOMRun dan suksesnya HJK Padang,” kata Revdi.

Dukungan terhadap penyelenggaraan BOMRun juga disampaikan Wakil Ketua TP-PKK Kota Padang sekaligus perwakilan IKASMAN 3, Sri Hayati. Ia mengapresiasi peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya dan berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, dibanding tahun 2025 jumlah peserta meningkat cukup signifikan. Kami berharap seluruh OPD dapat segera mendaftar karena kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemko Padang. Semoga ke depan BOMRun menjadi agenda nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pelaksana Hari Jadi Kota Padang ke-357, Corri Saidan, mengatakan BOMRun menjadi bagian penting dalam mendukung tema HJK Padang tahun ini, yakni “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City”, sebagai upaya mendorong Kota Padang meraih pengakuan sebagai Kota Gastronomi UNESCO.

“Ini merupakan bentuk konsistensi dan komitmen kita untuk mewujudkan Padang sebagai kota gastronomi yang memperoleh pengakuan dunia melalui UNESCO,” kata Corri.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah, ASN, dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan seluruh rangkaian HJK Padang yang berlangsung pada 7 hingga 9 Agustus 2026.

BOMRun 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026, dengan titik start dan finis di kawasan Pantai Purus-Danau Cimpago. Para peserta akan melintasi sejumlah ikon wisata Kota Padang, di antaranya Jembatan Siti Nurbaya, Masjid Al-Hakim, Gunung Padang, Bukit Gado-Gado, Pantai Air Manis, kawasan Klenteng, hingga Kota Tua.

Selain BOMRun, perayaan Hari Jadi Kota Padang ke-357 juga akan dimeriahkan dengan berbagai agenda budaya dan hiburan, seperti pawai telong-telong, gowes massal, festival selaju sampan, makan bajamba, serta pameran produk unggulan UMKM sebagai bagian dari promosi wisata dan ekonomi kreatif Kota Padang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *