sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mempercepat pemulihan pascabencana galodo terus dibuktikan. Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Hendriyana meninjau langsung progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban galodo di Kecamatan Rambatan, Selasa (30/6/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal sehingga masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman. Kedatangan rombongan disambut Kepala Pelaksana Proyek PT Nindya Karya, Zullyawan Adi Sampurna.
Bupati Eka Putra mengatakan, pembangunan sebanyak 79 unit Huntap tipe 36 di atas lahan seluas 1,8 hektare ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga lima bulan. Namun, percepatan pekerjaan masih terkendala minimnya tenaga kerja di lapangan.
“Hari ini saya melihat langsung progres pembangunan Huntap. Secara umum pekerjaan berjalan dengan baik, tetapi masih terkendala kekurangan tenaga kerja. Karena itu saya mengajak masyarakat Tanah Datar yang memiliki keahlian sebagai tukang maupun ingin bekerja sebagai buruh harian agar segera mendaftar ke PT Nindya Karya di lokasi proyek. Saat ini masih dibutuhkan sekitar 70 orang tenaga kerja,” ujar Eka Putra.
Menurutnya, pembangunan Huntap merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Tanah Datar yang terdampak bencana. Program tersebut terlaksana atas arahan Presiden Prabowo melalui Danantara Indonesia.
Atas dukungan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah memberikan bantuan pembangunan hunian bagi warga korban galodo.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan proyek agar dapat selesai tepat waktu dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
“Huntap ini akan menjadi tempat tinggal baru bagi masyarakat terdampak galodo dari Kecamatan Batipuh Selatan, Batipuh, dan X Koto. Mari kita kawal bersama agar pembangunannya berjalan lancar sehingga warga bisa segera menempati rumah yang lebih aman dan nyaman,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Proyek PT Nindya Karya, Zullyawan Adi Sampurna, mengungkapkan progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 40 persen. Ia optimistis proyek dapat diselesaikan sesuai target meski masih menghadapi kendala keterbatasan tenaga kerja.
“Insya Allah pembangunan Huntap selesai sesuai target. Kendala utama saat ini memang kekurangan tenaga kerja. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tanah Datar dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang terus memberikan dukungan, pendampingan, dan monitoring terhadap pelaksanaan proyek ini,” ujarnya.
Pembangunan Huntap ini menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pascabencana di Tanah Datar. Kehadiran hunian permanen diharapkan mampu memberikan kepastian tempat tinggal sekaligus menghadirkan harapan baru bagi puluhan keluarga korban galodo untuk kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan sejahtera(d13)












