BeritaKota Padang

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Logistik Bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Padang

7
×

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Logistik Bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Padang

Sebarkan artikel ini

‎PADANG, RELASIPUBLIK – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh menyalurkan bantuan logistik makanan untuk mendukung dapur umum bagi warga terdampak banjir di Kota Padang, Minggu (11/9/2026).
‎
‎Bantuan tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pangan melalui dapur umum, mengingat sebagian korban kesulitan memasak akibat rumah dan lingkungan mereka terdampak banjir.
‎
‎Salah satu lokasi penyaluran bantuan berada di Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah dengan menyalurkan 40 karung beras dan bantuan pendukung.
‎
‎Wilayah tersebut termasuk daerah yang terdampak banjir setelah hujan lebat mengguyur Kota Padang pada hari sebelumnya.
‎
‎Menurut Rahmat, dalam situasi darurat, kebutuhan makanan perlu menjadi perhatian utama karena tidak semua warga dapat menyiapkan makanan secara mandiri.
‎
‎Karena itu, bantuan logistik pangan didahulukan agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terbantu.
‎
‎“Ketika banjir terjadi, salah satu kebutuhan yang harus segera dipenuhi adalah makanan. Warga yang rumahnya terdampak belum tentu bisa memasak seperti biasa. Karena itu, bantuan logistik untuk mendukung dapur umum perlu diprioritaskan,” ujarnya.
‎
‎Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi dampak langsung bencana.
‎
‎Selain kebutuhan pangan, kondisi warga terdampak juga memerlukan perhatian agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan setelah situasi memungkinkan.
‎
‎Namun, penanganan banjir tidak cukup hanya berfokus pada bantuan ketika bencana terjadi.
‎
‎Rahmat menilai, kejadian banjir yang berulang setiap kali hujan lebat perlu menjadi bahan evaluasi menyeluruh agar persoalan serupa tidak terus berulang dan masyarakat tidak selalu menghadapi risiko yang sama.
‎
‎“Banjir yang berulang setiap kali hujan lebat perlu menjadi perhatian bersama. Penanganannya harus dievaluasi secara menyeluruh, sehingga kita tidak hanya bergerak ketika banjir sudah terjadi, tetapi juga mencari tahu apa yang perlu dibenahi agar risikonya bisa dikurangi,” katanya.
‎
‎Evaluasi tersebut perlu diarahkan untuk memahami berbagai faktor yang menyebabkan banjir terus terjadi, sekaligus menilai efektivitas langkah penanganan yang selama ini dilakukan.
‎
‎”Dengan begitu, penanganan banjir tidak berhenti pada respons darurat, tetapi juga mencakup upaya pencegahan dan perbaikan dalam jangka panjang. Persoalan banjir berulang membutuhkan penanganan yang lebih terencana lagi dan koordinasi berbagai pihak sesuai kewenangannya,” pungkasnya.