BeritaDaerahKota Bukittinggi

Albert Hendra Lukman anggota Komisi III DPRD Sumbar Gelar Reses di Ulak Karang

18
×

Albert Hendra Lukman anggota Komisi III DPRD Sumbar Gelar Reses di Ulak Karang

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik – Reses Perseorangan Masa Sidang Kedua Tahun 2025/2026 anggota DPRD Sumbar. Albert Hendra Lukman anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat di Kantor DPC PDI Perjuangan Ulak karang Kota Padang Minggu (8/2/2026).

Dalam memberikan materi saat Reses tersebut Albert Hendra Lukman mengatakan bahwa saat untuk Efisiensi, Pemerintah memangkas anggaran karena digunakan untuk yang lebih dibutuhkan dan diutamakan. Namun untuk Provinsi Sumbar, Sumut dan Aceh tidak dipangkas namun dialihkan ke bencana

“Saat ini Sumatera Barat dalam kondisi berduka karena banyak rumah dan warga menjadi korban banjir bandang, saat ini anggaran lebih diprioritaskan untuk penanganan banjir, sehingga saya minta bapak-ibu memberitahukan dan melaporkan apa kebutuhan jika terdampak bencana, ” ungkap Albert saat Reses.

Akibat bencana tersebut anggaran untuk pokok-pokok pikiran (pokir) untuk bedah rumah sempat terhenti. Albert menjelaskan melalui anggota DPRD RI dari PDI , Alex Indra Lukman selaku ketua DPD PDI Sumbar kembali mengusulkan kegiatan bedah rumah.

“Melalui anggota DPRD RI H Alex Indra Lukman selaku ketua DPD RI Sumbar, meminta agar data untuk bedah rumah diselesaikan,” lanjut Albert.

Data 1000 orang yang diajukan Tahun 2024 lalu mengalami perubahan dan mengalami berbagai seleksi. Dari data tersebut tidak diperkenankan bedah rumah pada tanah pasum dan pasos.

“Ada 1000 orang data untuk bedah rumah namun mengalami seleksi alam seperti tidak bisa dihubungi, no hp bertukar tidak boleh diatas pasum dan pasos,” lanjut Albert.

Bedah rumah dilakukan hanya untuk memperbaiki rumah, tidak bisa membangun dari awal karena dana hanya Rp 20 juta, dan untuk 500 orang penerima.

“Dana hanya 20 juta Rupiah sehingga tidak bisa untuk bangun rumah dari awal, alokasi di terima untuk 500 orang sehingga banyak seleksi dilakukan,”lanjut Albert.

Kata Albert jika ada minta bantuan pembangunan jembatan harus bersabar karena pemerintah sedang melaksanakan perbaikan alur sungai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *