Relasipublik – Kemarin lalu saya ditelpon langsung oleh seseorang yang sangat saya kagumi dengan aksinya dalam mempromosikan Indonesia dengan cara yang unik menaiki Vespa (Skuter) ke Benua Asia dan Eropah yang membuat viral dimedia internasional dan nasional.
Dan kemarin dia meminta kepada saya untuk diizinkan membawa bendera Green Tourism Institute untuk aksi keduanya yang lebih “gila” lagi untuk promosi budaya dan pariwisata Indonesia dengan mengendarai Kijang Komando Tua keliling Eropah.
Dia sengaja meminta untuk membawa bendera Green Tourism Institute atas penghormatan dan penghargaan kepada saya atas perjuangan saya selama ini yang juga telah banyak memberikan motivasi dan inspirasi kepada dia untuk melakukan hal yang sama.
Bahkan kartu nama saya masih disimpan didompetnya lebih dari 12 tahun saking hormatnya ! Ndeh !
Mengaggumi Para Pejuang Pariwisata Indonesia
Setelah saya mulai agak sehat kembali setelah hampir 5 tahun saya sibuk dunia saya sendiri dan tidak peduli lagi dengan hp apalagi dunia maya. Saya mulai lagi akrab dengan hp, media social dan internet. Tapi dampak dari penyakit saya banyak lupa masa lalu termasuk bisnis dan kebaikan yang pernah saya lakukan. Tapi lucunya saya selalu ingat kejahatan yang pernah saya lakukan termasuk mencuri buku waktu SD. Ndeh !
Setelah akrab lagi dengan media dan mulai membaca saya banyak mengagumi tokoh – tokoh pariwisata di Indonesia yang telah membawa warna baru didunia kepariwisataan di Indonesia bahkan dunia dengan ide, karya, konsep dan gagasannya.
Seperti Sabarata Subangun pemuda kampung yang cuma tamat SD kalau menurut Jakarta Post dan beberapa media dan majalah dunia mengatakan bahwa beliau adalah penggagas Ecobrick (bangunan dari sampah plastik) terbesar didunia diBukit Lawang Sumatera Utara.
Nanda Wirawan yang karya songketnya mendapat penghargaan Award of Excellent dari UNESCO. Dan salah satu karya songketnya terpajang diMuseum Tekstil Amerika.
Politarius Borneo pemain Avian Tourism yang telah berhasil mengenalkan potensi wisata burung yang telah berhasil membuka destinasi wisata burung di Indonesia Timur bahkan Raja Ampat. Agung Afif yang usianya waktu itu baru 27 tahun tapi sudah Crazy Rich dibidang pariwisata yang mengenalkan Labuan Bajo kemancanegara. Ricky Putra Sinaro pemuda kampung Sungai Pinang yang berhasil memperkenalkan Mandeh kemancanegara.
Ritno Kurniawan pemuda Lubuk Alung yang berhasil memperkenalkan Nyarai dan mendapat penghargaan dari European Outdoor Conservation Association (EOCA). Nomor satu dunia !
Kelompok anak muda nelayan Tabuik Diving Club (TDC) Pariaman yang telah berhasil menyelamatkan pantai Apar Pariaman dari yang semula gersang menjadi taman mangrove yang rindang dan indah. Dan juga telah berhasil membuat taman bawah laut yang indah sehingga mendapatkan penghargaan Kalpataru karena aksinya menyelamatkan lingkungan.
Banyak sekali yang saya kagumi yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu disini.
Tapi subhnallah walhamdulillah setelah kenal dengan mereka justru mereka semua terinspirasi dan termotivasi dari selama ini yang saya lakukan. Alhamdulillah.
Andy Leano Sang Pengelana Dunia !
Ternyata bukan orang Indonesia yang berhasil termotivasi dan terinspirasi oleh ide dan pemikiran saya bahkan beberapa orang dari negara lainpun.
Seorang dokter di Amerika yang terinspirasi dengan ide dan pemikiran saya tentang bagaimana membuat destinasi wisata yang menyehatkan dengan Forest Healing dan Oceanic Healing yang waktu itu saya sampaikan 5 bulan sebelum pandemik ketika saya diminta oleh Prof. Taty Syamsuddin untuk memberi kuliah umum diprogram master Sekolah Tinggi Ilmu Hayati – Institute Teknologi Bandung (SITH – ITB).
Akhirnya saat pandemik yang sang dokter yang terinspirasi oleh ide saya akhirnya membuat perusahaan On Vacation Doctor yang mana untuk lebih meyakinkan orang untuk travelling disebuah negeri akan disediakan dokter – dokter yang juga fasih berbahasa Inggris. Akhirnya sekarang bergabung sekitar 1.500 dokter dari seluruh dunia yang mendukung gagasannya. Dan saya setahun yang lalu langsung mengangkatnya sebagai perwakilan perusahaan saya di Amerika dan mengangkatnya langsung sebagai Presiden International Green Tour Operator di Amerika.
Dan seorang pemuda Jepang Naoki Fujimoto yang tertarik dengan ide saya SOTOPREUNERSHIP (social tourism) akhirnya membuat tesis tentang social tourism yang kami lakukan untuk program masternya yang akhirnya menang dalam salah satu lomba karya ilmiah tingkat dunia. Dan sekarang dia diangkat sebagai salah satu petinggi Japan Travel Bureau (JTB).
Dan salah satu anak kampung idola saya adalah Andy Leano yang gagasan dan idenya pernah membuat heboh dunia dengan aksi promosinya dengan Vespa berkeliling dunia. https://nationalgeographic.grid.id/amp/13282337/naiki-vespa-ke-benua-asia-eropa-demi-budaya-indonesia
Saya pikir dia belum pernah mengenal saya. Tapi dalam telponnya kemarin bagaimana dia bercerita bahwa dia telah mengenal saya cukup lama ketika masih tinggal di Kampuang Cino Bukittinggi. Dia justru terinspirasi setelah membaca profile saya disalah satu media nasional, Kompas. Dia sangat termotivasi dengan aksi saya ketika Promosi Berjalan Kaki Mengelilingi Pulau Kyusu – Jepang sepanjang 400 KM pada tahun 2002 setelah bencana yang meluluh-lantakan pariwisata Indonesia yaitu Bom Bali. Dan aksi jalan kaki saya membuat heboh Jepang yang mana saya berjalan kaki membawa bendera Sang Saka – Merah Putih. Akhirnya Japan Walking Association memberi penghormatan kepada saya untuk membuka event jalan kaki terbesar dunia dibawah International Marching League (IML) yang diadakan di Tokyo. Dan aksi jalan kaki perdamaian saya (peace walk) ditulis dalam buku berbahasa Jepang ” Kyusu Romance Walking.
Terima kasih Andy..and telah menginspirasi saya untuk berbuat lebih banyak lagi.
Mari bersama kita mewujudkan Indonesia sebagai Green Tourism Destination (protect the cultures, protect the natures, empower and bring benefit for local peoples serta support conservation ) dan Menjadi Solusi Pariwisata Dunia !
Stay safe and healthy with green tourism program.
And thanks for being a Green Friend of Indonesia !
www.sumatraandbeyond.co
International Green Tour Operator
Support for www.greentourism-institute.org