BeritaDaerahKabupaten Pasaman Barat

Anggota DPRD Sumbar Ali Muda Tampung Berbagai Aspirasi Masyarakat Kinali Pasbar

20
×

Anggota DPRD Sumbar Ali Muda Tampung Berbagai Aspirasi Masyarakat Kinali Pasbar

Sebarkan artikel ini

Pasaman Barat, relasipublik – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, melaksanakan kegiatan reses di Jorong Tirtorahayu Koto Gadang, Nagari Koja, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan permasalahan yang mereka hadapi secara langsung.

Reses tersebut dihadiri oleh Pj. Wali Nagari Koja, Sapudin, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat yang antusias mengikuti dialog bersama wakil rakyat mereka.

Dalam pertemuan itu, masyarakat menyampaikan keluhan utama terkait sering terjadinya banjir di kawasan perkebunan sawit saat curah hujan tinggi.

Banjir tersebut disebabkan oleh pendangkalan dan penyempitan bandar serta sungai yang berada di area perkebunan.

Warga mengharapkan adanya normalisasi sungai di kawasan perkebunan dengan panjang alur sungai diperkirakan mencapai 7 hingga 10 kilometer.

Selain merendam lahan perkebunan, kondisi tersebut juga berdampak pada daerah tanah gambut, yang setiap hujan deras kerap dilanda banjir akibat dangkalnya sungai.

“Normalisasi sungai ini sangat penting karena selain untuk perkebunan, jalur tersebut juga merupakan akses jalan utama masyarakat Koja,” ungkap salah seorang warga.

Selain persoalan infrastruktur dan banjir, masyarakat Koja yang mayoritas bekerja sebagai petani dan pekebun juga mengharapkan adanya penyuluhan pertanian.

Mereka berharap mendapat pendampingan dan edukasi mengenai teknik bertani yang baik agar hasil panen meningkat dan mampu menunjang perekonomian keluarga.

Tak kalah penting, warga juga menyoroti kondisi perkebunan sawit yang rata-rata telah berusia sekitar 27 tahun, sehingga produktivitasnya terus menurun.

Masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan bantuan program replanting sawit, termasuk kejelasan mekanisme pendaftaran dan dukungan pembiayaan, mengingat biaya replanting tergolong berat bagi petani.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ali Muda, SH menyatakan akan menampung seluruh masukan masyarakat untuk selanjutnya diperjuangkan melalui DPRD Provinsi Sumatera Barat dan dikoordinasikan dengan instansi terkait.

“Semua aspirasi ini akan kami catat dan perjuangkan, terutama yang menyangkut kepentingan dasar masyarakat seperti infrastruktur, pertanian, dan peningkatan kesejahteraan petani,” tegas Ali Muda.

Reses ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan wakil rakyat, sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Nagari Koja dan sekitarnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *