Kabupaten Tanah Datar

Arus Balik Perantau, “Suntikan Senyap” Ekonomi Nagari

3
×

Arus Balik Perantau, “Suntikan Senyap” Ekonomi Nagari

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Kepulangan puluhan perantau Ikatan Keluarga Talang Tangah (IKTT) ke Nagari Talang Tangah, Kecamatan Sungai Tarab, bukan sekadar tradisi Lebaran. Di balik seremoni penyambutan di gazebo Indojolito, Rabu (18/3), tersimpan peran strategis diaspora sebagai penggerak ekonomi lokal.

Eka Putra bersama Anton Yondra menyambut kedatangan perantau yang mayoritas bekerja di sektor informal seperti pedagang kaki lima. Mereka pulang dengan pola khas: usai Salat Id, membawa serta daya beli yang langsung berputar di kampung halaman.

Ketua DPRD menegaskan, kontribusi perantau tidak bisa dipandang sebelah mata. Belanja keluarga, kiriman uang, hingga aktivitas ekonomi musiman saat Lebaran dinilai mampu menggerakkan perputaran uang dalam skala besar di Tanah Datar.

Namun, pemerintah daerah tak hanya melihat perantau sebagai “mesin ekonomi” musiman. Bupati Eka Putra mendorong peran yang lebih substantif—yakni keterlibatan aktif dalam menjaga harmoni sosial dan ikut menyelesaikan persoalan di nagari.

“Pulang kampung jangan hanya jadi rutinitas, tapi juga momentum memperkuat kontribusi nyata,” menjadi pesan kunci yang disampaikan kepada para perantau.

Sementara itu, perwakilan IKTT menyampaikan apresiasi atas penyambutan tersebut, seraya menegaskan komitmen menjaga ikatan emosional dengan kampung halaman.

Fenomena ini menegaskan satu hal: arus balik Lebaran bukan hanya pergerakan manusia, tetapi juga aliran modal sosial dan ekonomi yang menjadi denyut tambahan bagi nagari(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *