sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Sumatera Barat resmi terbentuk setelah melalui proses konsolidasi dan pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 12 kabupaten/kota. Puncaknya, 12 DPC AWI menerima Surat Keputusan (SK) pengurus pada Minggu (31/8) di Sekretariat DPD AWI Sumatera Barat, Jalan Saruaso–Lintau.
Sejarah terbentuknya AWI Sumatera Barat berawal dari pendirian DPC AWI Tanah Datar pada Mei 2024 yang hanya bermodalkan konsolidasi bersama Korwil Sumatera melalui komunikasi telepon dengan Ketua Umum DPP AWI. Saat itu, DPC AWI Tanah Datar beranggotakan sembilan orang.
Pada November 2024, DPP AWI memberi kepercayaan kepada Masriwal untuk mensosialisasikan AWI ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat, bersama Sulistiyo, SH dan Kasdiray, SH. Kerja keras tim ini kemudian dilegalkan oleh DPP AWI pada Mei 2025, dengan menunjuk Sulistiyo, SH sebagai Pjs. Ketua AWI Sumatera Barat, Masriwal sebagai Sekretaris, dan Kasdiray, SH sebagai Bendahara.
Hasilnya, dalam kurun Juni hingga Agustus 2025, terbentuk 12 DPC AWI di Sumatera Barat yang secara resmi mendapatkan SK kepengurusan pada 25 Agustus 2025. Dalam kesempatan itu, Masriwal menyampaikan bahwa AWI Sumatera Barat akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) sekaligus pengukuhan pada 30 September mendatang.
Di antara 12 DPC yang menerima SK, DPC AWI Tanah Datar diketuai oleh Farid Alkausar, dengan Dwita Norfalinda sebagai Sekretaris, dan Hendrik sebagai Bendahara.
Ketua DPC AWI Tanah Datar, Farid Alkausar, menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya.
“Terima kasih atas kepercayaan ini. Saya bersama jajaran pengurus akan bekerja maksimal demi kemajuan AWI, khususnya di Tanah Datar,” tegasnya.
Sementara itu, Pjs. Ketua AWI Sumatera Barat, Sulistiyo, SH, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga nama baik organisasi.
“Seluruh DPC AWI di Sumatera Barat harus mampu menjaga marwah AWI dimanapun berada, serta berbuat nyata demi kemajuan organisasi dan insan pers,” ungkapnya.
Dengan telah resminya terbentuk AWI di 12 kabupaten/kota, kehadiran organisasi ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas wartawan, memperjuangkan profesionalisme pers, serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah di Sumatera Barat(d13)